Harga Bitcoin dan Dogecoin Naik Lagi Pada Hari Rabu

Rancakmedia.com – Info terbaru mengenai harga Bitcoin dan dogecoin naik lagi. Sebagian besar cryptocurrency dengan kapitalisasi pasar tinggi (big cap) diperdagangkan pada Rabu (15/12/2021) pagi WIB berhasil rebound ke zona hijau, setelah inflasi di Amerika Serikat (AS) dari sektor produsen dilaporkan kembali melonjak. Di bulan November.

Launching data dari CoinMarketCap per 09:20 WIB, hanya stablecoin digital, Binance Coin, dan Polkadot yang masih koreksi pagi ini.

Binance Coin turun 0,14% ke level harga US$524.53/coin atau setara dengan Rp. 7.500.779/koin (asumsi kurs hari ini Rp 14.300/US$) dan Polkadot terkoreksi 1,68% ke level US$ 25,84/koin atau Rp. 369.512/koin.

Sedangkan sisanya berhasil rebound hari ini. Bitcoin meningkat 2,1 persen menjadi US$ 47.952,88/koin atau Rp 685.726.184/koin, Ethereum naik 0,93 persen menjadi US$ 3.825,31/koin (Rp 54.701.933/koin), sedangkan Dogecoin meledak 15,16 persen menjadi US$ 0,182/koin (Rp 2.603/koin). koin).

Bitcoin dan crypto berkapitalisasi besar lainnya berhasil rebound ke zona hijau setelah inflasi Paman Sam dari sektor produsen dilaporkan melonjak lagi pada November.

Investor kembali ke Bitcoin khususnya karena mereka percaya itu dapat digunakan untuk lindung nilai terhadap inflasi. Meski sudah mulai rebound, harga Bitcoin masih jauh di bawah tonggak psikologis US$50.000.

🔥TRENDING:  Apa Itu Catgirl Coin Dan Mengapa Harganya Meningkat

Sebelumnya pada Selasa (14/12/2021) pagi waktu AS, inflasi AS dari sektor produsen (producer price index/PPI) untuk periode November 2021 naik 9,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

IHP AS bulan ini lebih besar dari prediksi analis dalam survei Dow Jones yang memproyeksikan kenaikan 9,2 persen.

Sementara itu, secara bulanan (month-on-month/mom), PPI negara Paman Sam bulan lalu naik 0,8 persen, juga di luar perkiraan pasar 0,5 persen.

Indikator Inflasi Bitcoin dan Dogecoin Dari Sektor Produsen

The Fed diperkirakan akan mengumumkan keputusannya pada Rabu (15/12/2021) siang waktu AS atau Kamis (16/12/2021) waktu Indonesia, tentang apakah The Fed akan bergerak lebih cepat untuk mengakhiri pembelian asetnya dan selanjutnya akan menyarankan kenaikan suku bunga acuan tahun depan.

Harga Bitcoin dan Dogecoin Naik Lagi Pada Hari Rabu

 

Penurunan suku bunga secara bertahap dimulai oleh The Fed pada akhir November tahun lalu. Artinya hingga QE mencapai nol, dibutuhkan waktu 8 bulan atau proyeksi akan berakhir pada Juni 2022. Namun, The Fed memiliki opsi untuk mempercepat tapering, sehingga QE akan menjadi nol dalam 4 hingga 5 bulan.

Sementara itu, koin digital alternatif (altcoin) terbesar, terutama Ethereum, juga mulai meningkat pagi ini. Meskipun demikian, harga Ethereum saat ini masih jauh di bawah angka US$ 4.000 yang signifikan secara psikologis.

🔥TRENDING:  Reli Token FACEMETA Metaverse Facebook Lebih dari 50 persen

Sementara itu, mata uang kripto lainnya, Dogecoin, menjadi pemenang terbesar pagi ini, ketika CEO Tesla Elon Musk mengindikasikan bahwa perusahaan kendaraan listrik akan menerima Dogecoin sebagai alat pembayaran untuk pembelian dan penjualan mobil listrik.

Kesimpulan:

Bitcoin dan crypto berkapitalisasi besar lainnya berhasil rebound ke zona hijau setelah inflasi Paman Sam dari sektor produsen dilaporkan melonjak lagi pada November.

Meski sudah mulai rebound, harga Bitcoin masih jauh di bawah tonggak psikologis US$50.000. Dogecoin meledak 15,16 persen menjadi US$ 0,182/koin (Rp 2.603/koin).

Inflasi AS periode November 2021 naik 9,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). IHP AS bulan ini lebih besar dari prediksi analis dalam survei Dow Jones yang memproyeksikan kenaikan 9,2 persen.

The Fed diantisipasi untuk mengungkapkan keputusannya tentang apakah Fed akan bergerak lebih cepat untuk mengakhiri pembelian asetnya dan selanjutnya akan menyarankan kenaikan suku bunga acuan..0

Pencarian Populer

Tron Coinmarketcap-
Back to top button