Chelsea Juara Piala Super Eropa The Blues Cetak Rekor Istimewa

rancakmedia.com – Dua pemain Chelsea, Jorginho dan Emerson Palimieri, cetak rekor istimewa sesudah The Blues juara Piala Super Eropa 2021. Chelsea memperjelas status mereka sebagai raja Eropa.

Pada Kamis pagi hari WIB. Mereka memenangkan Piala Super Eropa 2021. Juara Liga Champions 2020-2021 itu jadi juara sesudah menaklukkan jawara Liga Europa, Villarreal, di Stadion Windsor Park, Belfast, Irlandia Utara.

Tetapi, gelar itu dicapai Chelsea melalui usaha keras. Masalahnya mereka perlu bertanding sampai beradu penalti dengan The Yellow Submarine – panggilan Villarreal.

Chelsea unggul terlebih dahulu melalui gol Hakim Ziyech di menit ke-27 saat sebelum dibalas Villarreal lewat lesakkan Gerard Moreno (73′). Score seimbang itu bertahan sampai set tambahan waktu alias ekstra time usai. Juara juga harus ditetapkan melalui beradu penalti.

🔥TRENDING:  Cara Download dan Cetak Sertifikat Vaksin Pertama dan ke Dua Terbaru

Pada set beradu penalti, Chelsea lebih bagus daripada Villarreal. Mereka unggul 6-5 atas club Spanyol itu. Pasukan Thomas Tuhel kebagian menyepak terlebih dahulu. Mereka masukkan enam bola ke gawang Villarreal dari 7 peluang.

Chelsea Juara Piala Super

 

Salah satu penalti Chelsea yang melenceng ditendang oleh pelaksana eksekusi pertama, Kai Havertz. Sang Biru pantas mengucapkan terima kasih ke penjaga gawang mereka, Kepa Arrizabalaga, sebagai pahlawan dalam beradu tos-tosan.

Kepa baru masuk di menit ke-119 gantikan Edouard Mendy. Ia meredam tendangan penendang kelima Villarreal, Raul Albiol, yang pastikan Chelsea juara Piala Super Eropa tahun ini. Untuk Chelsea, ini sebagai piala Piala Super Eropa mereka yang kedua . Awalnya, The Blues pernah memahat prestasi yang serupa pada 1998.

🔥TRENDING:  Amazon Merilis Game MMORPG New World Diserbu 700.000 Pemain

Kejelasan Chelsea juara sekalian membuat dua pemain mereka, Jorginho dan Emerson Palimieri cetak rekor istimewa.

Jorginho dan Emerson ialah pemain pertama kali dalam riwayat sepak bola yang sanggup memenangkan Liga Champions, Piala Eropa/Euro (tim nasional Italia) dan Piala Super Eropa di tahun yang serupa.

Perbedaannya, cuman Jorginho saja yang selalu bermain di pertandingan pucuk ketiga persaingan Eropa berprestise itu.

Back to top button