Advertisement

Bacaan Niat Puasa Sunnah Senin Kamis Beserta Manfaatnya

Bacaan Niat Puasa Sunnah Senin Kamis Beserta Manfaatnya. Berikut bacaan niat puasa Senin-Kamis lengkap dengan doa buka puasanya. Dalam artikel ini juga ada manfaat puasa buat kesehatan. Puasa Senin-Kamis merupakan puasa yang disunahkan bagi umat Islam.

Bacaan Niat Puasa Sunnah Senin Kamis mempunyai keutamaan untuk sesetiap umat muslim yang menjalankannya. Berikut niat dan Tata Cara Puasa Senin Kamis dalam buku Pintar Panduan lengkap Ibadah Muslimah yang ditulis oleh Muhammad Syukron.c

Niat dan Tata Cara Puasa Senin Kamis

1. Niat

Niat puasa Senin Kamis dikerjakan saat malam hari sebelum terbit fajar atau pagi hari saat sahur.
Adapun niat puasa sunah Senin dan Kamis adalah seperti berikut :

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitu sauma yaumal itsnaii sunnatan lillahi tana’ala”

Maknanya: “aku berniat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.”

2. Sahur

Bacaan Niat Puasa Sunnah Senin Kamis. Makan sahur sebagai salah satu sunah puasa. Ini Berdasarkankan hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

Maknanya : “Sahurlah kalian, karena sungguh dalam sahur ada berkah.” (Muttafaqun ‘alaih)
Namun ketika tidak sahur lantaran terlambat bangun, puasanya masih tetap sah.

3. Menahan diri dari beberapa hal yang membatalkan

Puasa yaitu menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu mulai dari terbit hingga terbenamnya matahari.

4. Berbuka

Buka puasa dikerjakan di saat matahari terbenam. Doa buka puasa sama dengan doa yang digunakan dalam berbuka puasa wajib, puasa di bulan Ramadhan.

Doa berbuka puasa dari riwayat HR Abu Dawud

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah. Maknanya : “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat sudah basah dan pahala sudah masih tetap, insya Allah.”

Kelebihan hari Senin dan Kamis pada umumnya diterangkan dalam hadits Abu Hurairah berikut ini:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Sesetiap hamba yang tidak melakukan perbuatan syirik pada Allah sedikit akan diampuni (di hari itu) terkecuali seorang yang mempunyai percekcokan (perseteruan) di antara dianya dan saudaranya. Nanti akan dijelaskan pada mereka, akhirkan masalah mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan masalah mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).

Alasan pendukung mengenai Puasa Senin Kamis:

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menjelaskan,

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menyimpan pilihan berpuasa di hari Senin dan Kamis.” (HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739. All Hafizh Abu Thohir menjelaskan jika hadits ini hasan. Syaikh Al Albani menjelaskan jika hadits ini shahih)

Usamah bin Zaid berbicara,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ حَتَّى لاَ تَكَادَ تُفْطِرُ وَتُفْطِرُ حَتَّى لاَ تَكَادَ أَنْ تَصُومَ إِلاَّ يَوْمَيْنِ إِنْ دَخَلاَ فِى صِيَامِكَ وَإِلاَّ صُمْتَهُمَا. قَالَ « أَىُّ يَوْمَيْنِ ». قُلْتُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ. قَالَ « ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ »

“Aku berkata pada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa hingga dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau terlihat tidak puasa, hingga disangka engkau tidak pernah puasa. Kecuali 2 hari yang engkau berbicara dengannya dan berpuasa saat itu.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.” Lantas beliau bersabda, “2 hari itu adalah waktu hadapinya ibadah pada Rabb alam semesta (pada Allah). aku benar-benar sukai saat amalanku hadapi sedang aku pada kondisi berpuasa.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir menjelaskan jika sanad hadits ini hasan).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Beragam ibadah hadapi (pada Allah) di hari Senin dan Kamis, karena itu aku sukai bila amalanku hadapi sedang aku sedang berpuasa.”

(HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi menjelaskan jika hadits ini hasan ghorib. Al Hafizh Abu Thohir menjelaskan jika sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani menjelaskan jika hadits ini shahih lighoirihi yakni shahih disaksikan dari lajur yang lain).

Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanyakan berkenaan puasa di hari Senin, lalu beliau menjawab,

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

“Hari itu adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau di turunkannya wahyu bagiku.” (HR. Muslim no. 1162)

Manfaat Puasa Senin Kamis

Manfaat Puasa Senin Kamis

Rasulullah menjelaskan beberapa Manfaat yang bisa diambil bila berpuasa di hari Senin dan Kamis, salah satunya:

1. Hari Kelahiran Rasulullah, Penentuan Kenabian, dan Di turunkannya Al-Qur’an

Nabi Muhammad SAW sebagai suri panutan umat Islam, dilahirkan di hari Senin.
Beliau terima wahyu pertama yang dikatakan oleh Jibril yang bawa risalah kenabian, di hari Senin.

Berdasarkan pembicaraan Abu Qatadah ra, Rasulullah SAW bersabda:

“Itu adalah hari yang aku dilahirkan didalamnya dan hari yang aku diangkat sebagai Rasul atau hari yang pada aku di turunkan Al-Qur’an.” (HR Muslim)

2. Hari Pencatatan Amal

Pencatatan catatan amal setiap hari manusia itu rupanya dilaksanakan di hari Senin dan Kamis.
Karena itu bila Pencatatan amal dilaksanakan di saat kita sedang berpuasa, mudah-mudahan nilai terburukan menyusut.
Sementara, mudah-mudahan nilai amal kebaikan yang sudah dilakukan akan semakin bertambah.
Dalam sebuah kisah, Rasulullah SAW bersabda:

“Amal tindakan itu dicek sesetiap hari Senin dan Kamis, karena itu aku sukai dicheck amalku sedang aku berpuasa.” (HR Turmudzi)

3. Mengharap Ampunan Allah SWT

Beberapa teman dekat bertanya ada apakah dengan hari Senin dan Kamis, sampai Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:
“Sebenarnya amal-amal itu disembahkan pada sesetiap Senin dan Kamis, karena itu Allah sudi memaafkan setiap muslim atau setiap mukmin, terkecuali 2 orang yang bermusuhan, karena itu firman-Nya: Kuatkanlah ke-2 nya.” (HR Ahmad)

Ada satu amal terburukan yang tidak dikasih toleran oleh Allah SWT untuk aktornya, yakni bermusuhan dengan sesamanya. Karena itu ini pantas jadi perhatian, untuk selalu rukun dengan rekanan, saudara, mitra, dan orang sekeliling.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Puasa menjadi cara yang aman untuk turunkan berat tubuh karena banyak riset sudah memperlihatkan jika saat berpuasa, karena itu memungkinkannya badan membakar beberapa sel lemak lebih efisien dibanding cuman diet biasa.

5. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Puasa bisa dibuktikan mempunyai dampak positif pada sensitivitas insulin, memungkinkannya untuk menolerir karbohidrat (gula) lebih bagus dibanding tidak berpuasa. Sebuah riset memperlihatkan jika sesudah masa puasa, insulin jadi lebih efisien dalam memerintah sel untuk ambil glukosa dari darah.

6. Mempercepat Metabolisme

Puasa memberikan istirahat pada mekanisme pencernaan di badan, dan ini bisa memberikan energi metabolisme untuk membakar kalori lebih efektif. Bila pencernaan jelek, ini bisa mempengaruhi kekuatan seorang untuk memetabolisme makanan dan membakar lemak.

7. Dapat Memperpanjang Umur

Yakin atau mungkin tidak, makin berkurang orang makan, makin lama orang akan hidup. Riset sudah memperlihatkan bagaimana periode hidup orang dalam budaya tertentu bertambah karena diet mereka. Tetapi, tak perlu tinggal antara komune asing untuk memperoleh faedah dari puasa. Salah satunya dampak khusus penuaan adalah metabolisme yang lebih lamban.

8. Meningkatkan Rasa Lapar

Berpuasa menolong atur hormon pada tubuh manusia hingga Anda alami rasa lapar yang sebetulnya. Kita mengetahui jika orang gendut tidak terima signal yang betul untuk membikin mereka mengetahui jika mereka kenyang karena skema makan yang terlalu berlebih.

9. Meningkatkan Pola Makan

Berpuasa menjadi praktek yang berguna untuk mereka yang menanggung derita masalah makan terlalu berlebih, dan untuk mereka yang berasa susah untuk membuat skema makan yang betul karena tugas dan fokus yang lain.

10. Meningkatkan Fungsi Otak

Berpuasa sudah bisa dibuktikan tingkatkan peranan otak karena tingkatkan produksi protein yang disebutkan factor neurotropik yang di turunkan dari otak (BDNF).

BDNF aktifkan sel tangkai otak untuk diganti jadi neuron baru, dan memacu banyak bahan kimia yang lain tingkatkan kesehatan saraf. Protein ini membuat perlindungan beberapa sel otak dari peralihan yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

11. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Puasa tingkatkan sistem ketahanan tubuh karena kurangi kerusakan karena radikal bebas, atur keadaan infeksi pada tubuh dan membuat beberapa sel kanker kelaparan.

12. Berkontribusi Pada Pencerahan Diri

Berpuasa sudah membantu beberapa orang berasa lebih tersambung dengan kehidupan sepanjang latihan membaca, meditasi, yoga, dan seni bela diri dan lain-lain.

13. Membantu Membersihkan Kulit dan Mencegah Jerawat

Puasa bisa membantu bersihkan kulit karenanya badan sementara dibebaskan dari pencernaan, puasa bisa memusatkan energi regeneratifnya pada mekanisme lain.

Related Articles

Back to top button