Ketahui Bagaimana Cara Kerja dan Fungsi Black Box Dalam Pesawat

Ketahui Bagaimana Cara Kerja dan Fungsi Black Box Dalam Pesawat – Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu masih tersisa duka dalam untuk keluarga dan bangsa Indonesia. Sampai ini hari, Selasa (12/1/2020) usaha penelusuran korban kecelakaan pesawat tipe Boeing 737-500 itu lagi dikerjakan oleh team gabungan.

Sesudah berhasil menemukan beberapa korban dan serpihan pesawat, petugas team gabungan mengutamakan untuk cari black box. Seperti diambil dari FlightRader24, black box ialah perekam penerbangan atau flight recorder yang menulis seluruh data sepanjang penerbangan. Black box sendiri jadi kunci khusus untuk mengetahui pemicu terjadinya kecelakaan pesawat.

Black box sengat penting dan perlu ditemukan, karena dapat menolong penyelidik untuk cari tahu kejadian saat sebelum berlangsungnya kecelakaan. Nanti, data yang tersimpan pada alat rekam akan menolong penyelidik kecelakaan penerbangan (Air Crash Investigators) dalam hasilkan rekonstruksi video computer penerbangan dan memvisualisasikan berkaitan pengatasan pesawat saat sebelum kecelakaan.

Lalu, apa sesungguhnya yang diartikan dengan black box dan bagaimanakah cara kerjanya?

Black box ialah bagian utama dalam pesawat yang dipakai dalam industri penerbangan selaku alat rekam data penerbangan. Seperti diambil dari FlightRader24, black box adalah hard drive yang berperan untuk merekam seluruh riwayat pada suatu penerbangan. Bagian utama dalam pesawat yang diketemukan oleh periset Australia, Dr David Warren ini, pertamanya kali dibuat di tahun 1957.

🔥TRENDING:  Ponsel Chipset Flagship Berikut 4 Keunggulannya

Walau diberi nama black box atau kotak hitam, sesungguhnya elemen ini warna oranye. Sudah pasti, warna oranye diputuskan supaya mempermudah petugas waktu mencarinya. Sedangkan, penamaan black box sendiri bermula dari riwayat pemakaiannya pada periode Perang Dunia II.

Seperti kita ketahui, black box adalah bagian utama dalam pesawat yang dipakai untuk mengetahui info penyebab kecelakaan pesawat. Seperti diambil dari DW, black box dirancang benar-benar kuat dan sanggup meredam banyak skenario kecelakaan tanpa alami kerusakan. Bahkan juga, black box sanggup meredam benturan dinding beton dengan kecepatan 750 km /jam.

Black box sendiri terdiri dari 2 sisi, yaitu Flight Data Recorder (FDR) dan Cookpit Voice Recorder (CVR). FDR berisi rekaman kecepatan, percepatan vertikal, aliran bahan bakar, dan ketinggian. Sedang, CVR berisi berkenaan perbincangan atau pembicaraan yang berlangsung di kokpit sepanjang penerbangan.

Selain itu, black box mempunyai piranti Underwater Locator Beacon (ULB). Nanti, piranti itu akan aktif sesudah alat rekam bersinggungan dengan air dan dapat mengirim signal dari kedalaman 14.000 kaki. Oleh karenanya, piranti itu dapat menolong mendapati black box bila jatuh di dalamnya laut.

🔥TRENDING:  Simak dan Persiapkan Tahapan Cara Pendaftaran Seleksi Guru PPPK 2021

Jika black box diketemukan, nanti penyelidik akan bawa elemen itu ke laboratorium untuk mengambil data didalamnya. Kemudian, akan coba merekonstruksi ulangi seluruh kejadian sepanjang penerbangan. Walau demikian, proses ini memerlukan waktu seputar beberapa minggu atau beberapa bulan untuk merampungkannya.

Sesudah terjadi kecelakaan pesawat, team penyelidik akan usaha menemukan black box. Masalahnya black box jadi kunci khusus untuk mengetahui pemicu terjadinya kecelakaan. Seperti diambil dari Netgeotv, black box berperan untuk menulis pembicaraan crew pesawat dan memantau tiap suara yang berlangsung pada kokpit.

Selain itu, black box sanggup merekam seluruh peristiwa saat sebelum berlangsungnya kecelakaan pesawat. Dengan ditemukan black box, beberapa penyelidik akan tangkap suara seperti suara peringatan atau ping genting. Tidak itu saja, black box diperlengkapi dengan elemen yang sanggup mengawasi tindakan yang lain dikerjakan oleh pesawat, seperti gerakan flap pada sayap dan pengukuran bahan bakar.

Sumber : merdeka.com

Back to top button