Pola Makan Agar Tetap Sehat Saat Bulan Ramadhan

Di bulan Ramadhan 2021, seluruh umat Islam wajib berpuasa selama 30 hari.Pola makan saat ramadhan Jika biasanya tiga kali sehari sebelum berpuasa, mereka hanya bisa makan dua kali sehari saat berpuasa.

Meski begitu, terdapat jeda waktu yang cukup lama antara berbuka puasa menjelang subuh untuk shalat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengaturan pola makan agar kebutuhan nutrisi dalam tubuh dapat terpenuhi dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, salah satu ahli gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) memberikan kiat kepada Mahmud Aditya Rifqi tentang cara mengatur pola makan agar kadar gizi dalam tubuh tetap seimbang meski berpuasa.

Pola Makan Saat Ramadhan Ketika Sahur

Pola makan saat ramadhan untuk mempersiapkan tubuh agar tetap kuat hingga jam buka, instruktur yang akrab disapa Mahmud ini menjelaskan bahwa hal utama yang harus diperhatikan dalam sahur adalah penyerapan cairan tubuh. Mahmud menuturkan, asupan cairan tidak hanya terdiri dari air, tetapi juga dari makanan yang mengandung air, seperti soto atau sayur dengan kuah.

“Konsumsi buah-buahan seperti apel, pir, semangka dan melon bisa dilakukan untuk meningkatkan suplai cairan tubuh,” tambahnya. Serat yang banyak juga dibutuhkan saat sahur. Ingat, serat bisa membuat tubuh jadi kurang lapar. “Jika pada hari biasa konsumsi sayur dan buah biasanya kurang selama bulan puasa, keduanya perlu ditingkatkan karena tinggi nutrient, mineral, dan serat yang dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.” dia menjelaskan.

🔥TRENDING:  Ayo Segera Cek Info GTK Guru Honorer Bisa Mendapatkan Bantuan Sosial 1,8 Juta

Ketika Berbuka

Setelah mengosongkan perut seharian penuh, master analisis gizi mengatakan bahwa kita bisa berbuka puasa dengan makan makanan sederhana terlebih dahulu, seperti air minum dan kurma.

Menurut Mahmud,Bulan Ramadhan konsumsi makanan pokok yang mengandung karbohidrat, protein, dan zat kompleks lainnya sebaiknya dilakukan setelah shalat Maghrib. “Lebih baik kita tidak langsung ke makanan utama, tapi mulai dengan nibble dulu,” ujarnya.

Selain itu, dosen ini mengatakan konsumsi gula harus tetap dijaga meski berbuka puasa. “Kebanyakan orang biasanya membalas dendam dengan makan banyak makanan manis saat berbuka puasa.”

Nah, konsumsi gula ini harus diperhatikan baik saat sahur maupun saat berbuka agar tubuh tidak cepat kehabisan energi. dan bobot badan tetap seimbang, “jelasnya.

Agar Tidak Dehidrasi

Tak dapat disangkal bahwa puasa seringkali menyebabkan dehidrasi, karena tubuh tidak menyerap cairan lebih dari 12 jam. Untuk meminimalisir dehidrasi, instruktur berusia 32 tahun itu mengatakan, tubuh harus terus mengonsumsi 8-10 gelas air sehari.

🔥TRENDING:  Syarat Penerima Bantuan Kuota Kemendikbud

Mahmud yang tidak tanggung-tanggung mencontohkan pembagian waktu minum insignificant 8 gelas air putih guna menjaga persediaan air yang cukup saat berpuasa.

Menurutnya, pembagian pertama adalah kita harus minum tiga gelas air saat sahur dengan istirahat dari segelas air untuk diminum saat bangun tidur, segelas air setelah makan sahur, dan segelas air sebelum kita memerintah. . Setelah itu, saat Anda berbuka puasa pertama kali, konsumsi segelas air putih dapat dilanjutkan.

Pola makan saat ramadhan, konsumsi air putih, bisa dilakukan setelah makan, sebelum disapih dan sebelum tidur. “Yang terpenting kita menjaga pola makan yang baik saat berpuasa, mengonsumsi makanan yang tinggi cairan tubuh dan serat saat sahur, serta memilih makanan yang mengandung karbohidrat, protein, nutrient, dan zat gizi lainnya saat berbuka puasa,” pungkasnya. .

Back to top button