Advertisement

10 Manfaat Perencanaan Pembelajaran Sekolah

Rancakmedia.com – Perencanaan pembelajaran sekolah yang merupakan sangat penting dalam hal pembelajaran, untuk informasi lebih lanjutnya baca pada artikel yang telah kami sediakan dibawah ini ya.

Perencanaan yang baik diperlukan untuk memastikan pengalaman belajar yang lancar bagi siswa, tetapi juga penting agar pelajaran yang diajarkan berhasil, yang berarti bahwa siswa menerima dan memahami materi dan merasa puas dengan itu.

Bagi seorang guru, perencanaan pembelajaran sekolah memiliki banyak manfaat, terutama dalam efektivitas pengajaran. Ketika seorang guru tidak memiliki rencana dalam pembelajaran, niscaya akan sulit dan mereka akan kebingungan saat menyampaikan.

Bahkan tujuan dari informasi yang akan diberikan terkadang menjadi tidak tersampaikan. Tentu saja, hal ini dengan cepat berubah menjadi usaha yang sia-sia. Sebagai sebuah proses, perencanaan pembelajaran sekolah lebih baik daripada gagal dalam tugas pembelajaran nantinya.

Perencanaan yang baik, paling tidak, dapat memprediksi atau menghilangkan kesulitan yang akan berkembang kemudian, sehingga pembelajaran mengalir secara teratur dan keberhasilan pembelajaran tercapai.

Pembelajaran dapat dibuat lebih metodis dengan bantuan perencanaan yang matang. Proses pembelajaran yang terstruktur dengan baik tidak terjadi secara kebetulan, melainkan di bawah bimbingan seorang instruktur.

Sebagai hasilnya, para guru lebih mampu memanfaatkan waktu kelas secara efisien untuk membantu para siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka. Perencanaan pembelajaran sekolah ke depan adalah kunci untuk memastikan pembelajaran ini terjadi.

Konsep  Dasar Perencanaan Pembelajaran Sekolah

Sikap optimisme guru akan lebih tinggi dan materi yang akan diajarkan tentu akan lebih dikuasai daripada mereka yang belum mempersiapkan segala sesuatunya untuk perencanaan pembelajaran sekolah.

Dengan adanya perencanaan, segala sesuatu menjadi lebih tertata rapi dengan lebih matang dan siap untuk proses pembelajaran yang akan diajarkan oleh pendidik kepada peserta didik atau guru kepada peserta didik. Organisasi yang lebih rapi membuat semuanya menjadi metodis.

Pembelajaran yang sistematis membuat belajar menjadi lebih mudah. Tingkatkan kemampuan Anda dengan mengikuti pendekatan metodis ini.

Konsep  Dasar Perencanaan Pembelajaran Sekolah

Uno (2008) berpendapat bahwa perencanaan adalah teknik yang memuaskan untuk membuat kegiatan mengalir dengan baik bila didukung oleh berbagai prosedur antisipatif untuk mengurangi kesenjangan yang muncul sehingga kegiatan tersebut memenuhi tujuan yang telah ditetapkan (Uno, 2008).

Sedangkan yang dimaksud dengan pembelajaran memiliki esensi perencanaan atau perancangan atau desain sebagai upaya untuk membelajarkan siswa. Akibatnya, dalam pembelajaran peserta didik memiliki pembelajaran terhadap berbagai sumber belajar selain pengajar sebagai sumber informasi utama.

Alih-alih berfokus pada “apa yang dipelajari siswa,” pembelajaran justru menekankan pada “bagaimana siswa diajar.” Pembelajaran siswa adalah fokus penelitian kurikulum, khususnya pada materi apa yang perlu diperoleh siswa untuk memenuhi tujuan mereka.

Fokus pembelajaran sebagian besar adalah mencari tahu bagaimana cara mencapai tujuan-tujuan ini. Dalam hal ini, hal-hal yang harus diabaikan untuk mencapai tujuan termasuk bagaimana mengelola interaksi antara sumber-sumber belajar yang ada saat ini sehingga mereka dapat bekerja secara efektif.

Dalam konteks pengajaran, perencanaan pembelajaran sekolah dapat dikatakan sebagai proses penyusunan isi pelajaran, penggunaan media, gaya dan metodologi pembelajaran, dan mengevaluasinya dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada waktu tertentu untuk memenuhi tujuan yang telah ditetapkan.

Istilah “perencanaan pengajaran” dapat ditafsirkan dalam beberapa cara, seperti yang dijelaskan di atas:

  1. Menggunakan perencanaan sebagai teknologi untuk mengajar
  2. Mengajarkan perencanaan sebagai suatu
  3. Mengajarkan siswa dalam bidang perencanaan
  4. Mengajarkan perencanaan sebagai suatu proses
  5. Perencanaan pengajaran sebagai suatu realitas
  6. Perencanaan pengajaran sebagai suatu sistem

Pengertian Perencanaan Pembelajaran Sekolah Menurut Para Ahli

Pembelajaran didefinisikan sebagai suatu proses kejadian yang berurutan. Pelaksanaan rencana pembelajaran yang matang sangat penting jika hasil yang diinginkan ingin dicapai. Pengertian pembelajaran menurut para ahli:

Pengertian Perencanaan Pembelajaran Sekolah Menurut Para Ahli

  1. Suparman (2012: 9) mengutip pendapat Gage yang mengatakan bahwa keterlibatan guru dalam membantu belajar siswa merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran.
  2. Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa pembelajaran (onderwijs) tidak lain adalah salah satu aspek dari pendidikan. Oleh karena itu, belajar tidak lain adalah proses memperoleh informasi baru dan mengembangkan kemampuan yang sudah ada (Tafsir, 2003:7).
  3. Hamalik (2004:54) mengatakan bahwa pembelajaran memiliki makna ketika guru dan siswa berpartisipasi dalam proses yang menumbuhkan belajar dan mengajar, terutama ketika guru mengajar dan siswa belajar.
  4. Suryosubroto, A. (2009:23). Pembelajaran adalah seperangkat kegiatan yang dipersiapkan untuk diberikan guna mengaktifkan dan merangsang belajar siswa, yang merupakan proses penyusunan skenario pembelajaran (yang terdiri dari ruang kelas, siswa, dan materi kurikulum) untuk mempermudah pembelajaran.
  5. Roestiyah (1994:43) mengemukakan bahwa pembelajaran merupakan proses dua arah di mana siswa dan guru bekerja sama untuk menciptakan skenario dan setting pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran mereka sendiri.
  6. Uno (2008:2) Ketika siswa diajar secara eksplisit, pembelajaran merupakan upaya untuk memilih, menentukan, dan menciptakan strategi yang akan mengarah pada hasil belajar yang diinginkan. Seperti yang dikemukakan oleh Tafsir (2003:7), pembelajaran merupakan kegiatan yang melibatkan pengembangan komponen kognitif dan psikomotorik anak semata-mata.

Tujuan Perencanaan Pembelajaran Sekolah

Tujuan pembelajaran secara sederhana merupakan pembentukan kualifikasi dan keterampilan yang harus diperoleh siswa setelah melaksanakan proses pembelajaran. Istilah “perubahan tingkah laku” mengacu pada proses penentuan keterampilan apa yang harus dimiliki siswa setelah mereka mengikuti proses pembelajaran.

Perubahan kognitif, emosional, dan kinestetik merupakan bentuk-bentuk perubahan perilaku (pikomotor). Rumusan perilaku siswa (pengetahuan, sikap, dan kemampuan) pada setiap tahap proses pembelajaran disebut tujuan pembelajaran.

Akibatnya, pembelajaran yang dipelajari siswa harus merefleksikan perubahan pada setiap macam perubahan yang telah mereka alami sebelumnya sebagai hasil dari pembelajaran yang telah mereka lakukan. Pencapaian tujuan pembelajaran dengan indikasi perubahan yang dapat diukur tidak berarti bahwa ini adalah satu-satunya tujuan pembelajaran yang harus dicapai.

Sebelum beralih ke tujuan yang lebih sulit dan jangka panjang, tujuan harus terlebih dahulu memenuhi tujuan pembelajarannya. Dengan demikian, tujuan pembelajaran dalam urutan tujuan merupakan penjabaran dari tujuan-tujuan yang berada di atasnya, termasuk tujuan kurikuler, tujuan institusional, dan tujuan pendidikan nasional.

Tujuan pembelajaran merupakan rumusan yang lebih rinci tentang kriteria kemampuan yang berkaitan informasi, sikap, dan kemampuan yang harus dimiliki siswa setelah mempelajari setiap topik atau materi pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas, siswa harus menyelesaikan suatu mata kuliah atau bidang studi dan memenuhi persyaratan dan kompetensi tertentu.

Tujuan yang lebih tinggi dari tujuan kurikuler adalah tujuan institusional atau tujuan kelembagaan, artinya definisi kredensial yang harus dimiliki atau dicapai pada saat siswa menyelesaikan program satuan pendidikan. Tujuan tertinggi yang harus menjadi landasan dari tujuan-tujuan di bawahnya adalah tujuan pendidikan nasional.

Manfaat Perencanaan Pembelajaran Sekolah

Ada berbagai manfaat perencanaan pembelajaran sekolah, antara lain:

Manfaat Perencanaan Pembelajaran Sekolah

Pola Penyusunan Tugas Pembelajaran

Dalam hal perencanaan pembelajaran sekolah, RPP biasa disebut demikian. Guru menggunakan RPP untuk memberikan tugas-tugas pembelajaran, dan tugas-tugas ini dapat dikaitkan dengan materi yang sedang dipelajari dan materi yang akan dipelajari sesudahnya.

Rencana pembelajaran ini disusun sedemikian rupa sehingga materi sebelumnya dan materi selanjutnya tidak terlalu berjauhan, dan semua materi dapat dipertahankan bersama-sama. Karena rencana pelajaran, guru akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang jenis tugas yang harus mereka berikan kepada siswa mereka.

Menghemat Tenaga

Keuntungan dari perencanaan pembelajaran sekolah adalah kemampuan untuk menghemat energi dengan mengatur informasi yang akan disampaikan sedemikian rupa sehingga tidak perlu diulang-ulang selama penyampaian. Dengan cara ini, lebih banyak energi yang dihemat.

Pembelajaran yang Lebih Efektif

Pembelajaran akan terjadi lebih ideal dan lebih berhasil jika kita tidak menghabiskan waktu untuk mengajarkan hal-hal yang tidak perlu. Bahkan saat menyampaikan permainan, kita harus seirama dengan apa yang akan disampaikan dalam pembelajaran nanti. sehingga keduanya terhubung dan pembelajaran akan mengalir dengan baik.

Dapat Menghemat Waktu

Selain berhasil, perencanaan pembelajaran sekolah akan menghemat waktu, misalnya dalam pembelajaran olahraga. Di kelas ini, siswa diajak untuk melakukan lari cepat pada saat yang sama instruktur menjelaskan apa itu lari cepat. Tentu saja hal ini menghemat waktu karena praktek dan teori dapat diselesaikan dalam satu kali pertemuan.

Menghabiskan Lebih Sedikit Uang

Pengeluaran yang dikeluarkan juga akan lebih efisien. Seseorang yang tidak menggunakan rencana akan lebih boros. Boros di sini bukan untuk makan atau membeli barang lain. Namun faktanya adalah ketika pembelajaran tidak direncanakan secara efektif, maka akan menambah pengeluaran yang harus dibayar lebih banyak lagi.

Memudahkan Memprediksi Keberhasilan

Dengan perencanaan pembelajaran sekolah yang matang, terutama dalam hal belajar, segala sesuatu yang dapat ditarik akan lebih mudah direncanakan, itulah sebabnya mengapa memiliki rencana sangat penting.

Bukan hanya dalam belajar, tetapi juga dalam kehidupan, ketika memiliki keinginan atau ingin menghasilkan sesuatu menuntut adanya perencanaan agar apa yang dicita-citakan dapat terpenuhi.

Setelah sukses diperoleh, semua orang akan tersenyum, padahal ternyata tersenyum itu ada manfaatnya, terutama manfaat tersenyum bagi tubuh. Tubuh akan dirangsang untuk merasa sangat gembira dengan senyuman.

Sebagai Pemecahan Masalah

Guru tidak perlu takut dengan tantangan yang muncul dalam pembelajaran siswa; sebaliknya, mereka harus menyambut baik proses yang muncul dalam menghadapi kesulitan dalam pembelajaran siswa. Misalnya, perencanaan pembelajaran sekolah hari ini adalah praktik, tetapi ternyata siswa tidak memiliki peralatan praktik.

Maka lihatlah rencana pembelajarannya. Kalau memang harus urutannya praktek dulu atau bisa teori dulu, maka tawarkan teorinya dulu.

Memudahkan untuk Penyampaian Materi

Siswa akan lebih sulit menanggapi materi jika diberikan tidak berurutan. Bahkan jika materi tidak dipersiapkan secara matang melalui perencanaan pembelajaran sekolah, materi teori mungkin tidak ada artinya jika tidak disampaikan secara teratur.

Memudahkan untuk Penyampaian Materi

Sebagai Sumber Belajar yang Tepat

Guru, seperti halnya siswa, mendapat manfaat dari proses pengembangan rencana pembelajaran; jika proses perencanaan tidak bagus saat ini, maka akan bagus di masa depan. Jadi, membuat rencana pembelajaran juga dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran guru sehingga proses pembelajaran dapat lebih efektif di masa depan.

Pembelajaran Dapat Berlangsung Sistematis

Sebuah rencana yang dipersiapkan secara matang akan berlangsung secara sistematis. Perencanaan pembelajaran pun demikian. Dengan perencanaan pembelajaran, proses belajar mengajar di kelas akan berjalan secara sistematis.

Pembelajaran akan lebih dinikmati oleh siswa daripada menggunakan pembelajaran yang itu-itu saja. Sambil menyusun RPP, tentunya dapat dimanfaatkan untuk memberikan sisipan-sisipan hiburna sisipan agar pembelajaran menjadi menarik.

Selain pembelajaran yang terorganisir, pembelajaran yang baik sangat penting untuk mengembangkan kecerdasan otak. Jika otak cepat terstimulasi, seseorang akan dengan mudah menjadi pandai.

Fungsi Perencanaan Pembelajaran Sekolah

Perencanaan pembelajaran sekolah memiliki beberapa fungsi, yaitu:

Kemampuan untuk Menghasilkan Gagasan-Gagasan yang Orisinil.

Pembelajaran dengan memanfaatkan perencanaan yang matang akan dapat memberikan umpan balik yang dapat menjelaskan berbagai kekurangan yang ada sehingga akan dapat menyempurnakan dan memperbaiki program.

Fungsi Inovatif

Jika suatu inovasi dimaksudkan sebagai akibat dari kekurangan dan kesenjangan antara harapan dan kenyataan, maka niscaya akan terjadi suatu proses bagaimana sesuatu dilakukan secara metodis, terorganisir dan terjadwal dapat membantu kita mengisi kesenjangan pengetahuan ini.

Fungsi Selektif

Melalui proses perencanaan, akan dapat memilih metode mana yang dianggap lebih berhasil dan efisien untuk dikembangkan. Fungsi selektif ini juga berhubungan dengan pemilihan materi topik yang dikaji sejalan dengan tujuan pembelajaran.

Fungsi Komunikatif

Guru, siswa, administrator, dan pihak-pihak di luar sekolah, seperti orang tua dan anggota masyarakat, perlu memahami rencana agar rencana tersebut efektif. Dokumen perencanaan harus dapat menjelaskan kepada semua orang baik tujuan dan hasil yang ingin dicapai maupun taktik yang akan dilakukan.

Fungsi Prediktif

Perencanaan yang dibuat secara tepat dan akurat dapat mengindikasikan apa yang akan terjadi setelah suatu tindakan dilakukan sesuai dengan program yang telah disusun. Perencanaan memiliki kemampuan untuk meramalkan berbagai masalah yang mungkin timbul serta hasil yang akan dicapai.

Fungsi Akurasi

Jam pelajaran yang efisien dapat diperhitungkan oleh seorang guru melalui proses perencanaan yang metodis yang memperhitungkan waktu yang diperlukan untuk penyampaian berbagai unsur pembelajaran.

Fungsi Pencapaian Tujuan

Mengajar bukan hanya mentransfer materi, tetapi juga membangun manusia seutuhnya yang tidak hanya meningkat dalam aspek akademisnya, tetapi juga dalam sikap dan kemampuan. Rencana yang efektif untuk menyeimbangkan proses pembelajaran dan hasilnya adalah rencana yang baik.

Fungsi Pencapaian Tujuan

Fungsi Kontrol

Mengontrol kemajuan siswa dalam mencapai tujuan merupakan aspek penting dari proses pembelajaran. Melalui perencanaan, akan diketahui sampai sejauh mana materi pelajaran telah diserap dan dipahami oleh siswa, sehingga akan dapat memberikan umpan balik kepada pengajar dalam mempersiapkan program pembelajaran berikutnya.

FAQ

Berikut ini kami juga telah menyediakan pertanyaan dan jawabannya yang masih berkaitan dengan pembahasan manfaat perencanaan pembelajaran sekolah.

Apa Manfaat Mempelajari Perencanaan Pendidikan?

Manfaat perencanaan manajemen pendidikan:

  1. Standar pelaksanaan dan pengawasan
  2. Pemulihan pilihan-pilihan terbaik
  3. Prioritas tujuan dan kegiatan
  4. Penghematan Penggunaan Sumber Daya Organisasi
  5. Kemampuan untuk membantu para pemimpin sekolah untuk beradaptasi dengan kondisi yang berubah-ubah

Apa Manfaat dari Membuat Perencanaan?

Pada dasarnya, berbagai manfaat yang dapat diperoleh melalui kegiatan perencanaan adalah sebagai berikut: Membantu memastikan bahwa kegiatan dilaksanakan sesuai dengan rencana. Dengan mengingat tujuan akhir, kegiatan setiap unit akan direncanakan dengan cermat.

Apa Pentingnya Perencanaan Pendidikan?

Perlunya perencanaan pendidikan juga berperan sebagai bentuk antisipasi terlebih dahulu terhadap kesulitan atau bahaya yang akan dihadapi ketika perencanaan pendidikan dijalankan dalam kenyataan, karena mengetahui bahwa orang tua dan pelaku pembangunan pendidikan telah menyiapkan jawabannya.

Apa Pentingnya Perencanaan Pendidikan

Kesimpulan

Pembelajaran dapat dibuat lebih metodis dengan bantuan perencanaan pembelajaran sekolah yang matang. Proses belajar yang terstruktur dengan baik tidak terjadi secara kebetulan, tetapi di bawah bimbingan seorang instruktur.

Guru lebih mampu menggunakan waktu kelas secara efisien untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka. Istilah “perencanaan pengajaran” dapat ditafsirkan dalam beberapa cara.

Pelaksanaan rencana pelajaran yang dipikirkan dengan matang sangat penting jika hasil yang diinginkan ingin dicapai. Pembelajaran didefinisikan sebagai proses kejadian yang berurutan, bukan hanya satu aspek pendidikan. Demikianlah pembahasan mengenai perencanaan pembelajaran sekolah semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel Rancakmedia.com Lainnya di Google News

Tombol kembali ke atas