Advertisement

Unsur Dasar Konsep Wawasan Nusantara

Rancakmedia.com – Berikut ini adalah konsep wawasan nusantara yang perlu kamu ketahui bahwa wawasan nusantara merupakan pandangan yang luas dan menyeluruh dalam lingkup nusantara. Yuk simak artikel yang telah kami rangkum di bawah ini.

Wawasan Nusantara adalah pandangan suatu bangsa tentang dirinya dan sekitarnya, yang digambarkan dari falsafah dan sejarah bangsa yang mendasarinya sesuai dengan keadaan geografis negara untuk mencapai tujuan dan nilai-nilai nasional.

Sudut pandang nusantara mengandung pengertian bahwa seluruh anggota bangsa dan perangkat negara harus bekerja sama untuk memajukan tujuan berbangsa dan bernegara dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan berbagai daerah, golongan, dan masyarakat.

Memahami perlunya memupuk persatuan dan kesatuan bangsa dan negara di segala bidang kehidupan merupakan salah satu dari sekian banyak pelajaran yang dapat dipetik dari sudut pandang nusantara. Keberadaan ini tidak dapat dipisahkan dari bahan-bahan esensial yang membentuknya.

Pengertian Wawasan Nusantara

Pengertian Wawasan Nusantara

Wawasan Nusantara berasal dari 2 istilah yaitu “wawasan” dan “nusantara”. Istilah “wawasan” berasal dari bahasa Yunani dan berarti “penglihatan”, “persepsi”, atau “sensasi”.

Sedangkan yang dimaksud dengan “kepulauan” adalah kesatuan wilayah perairan dan kumpulan pulau-pulau Indonesia yang berada di antara Samudra Pasifik dan Samudra Indonesia serta antara benua Asia dan Australia.

Dengan demikian, Wawasan Nusantara merupakan pandangan yang luas dan menyeluruh dalam lingkup nusantara dan untuk kepentingan nasional tanpa mengorbankan kepentingan organisasi, masyarakat, dan daerah.

Komponen-Komponen Wawasan Nusantara

Berikut ini adalah komponen-komponen wawasan nusantara, diantaranya:

Wujud Wilayah

Luasnya kepulauan diatur oleh lautan, di mana terdapat gugusan ribuan pulau yang dihubungkan oleh laut. Akibatnya, nusantara dibatasi oleh laut dan darat, namun dihubungkan oleh jalur air yang melewatinya.

Letak fisik bangsa terletak pada posisi bumi di antara dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Atlantik. Dikelilingi oleh dua benua yaitu Asia dan Australia. Nusantara secara keseluruhan bersatu secara politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan.

Tata Inti Organisasi

Organisasi dasar negara didasarkan pada Undang-Undang Dasar 1945. Dokumen ini menjelaskan tentang struktur dan kedaulatan negara, serta kekuasaan pemerintah, cara menjalankannya, dan bagaimana orang memilih.

Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Kedaulatan ada di tangan rakyat, yang dilaksanakan menurut hukum. Ini adalah sistem presidensial yang memerintah di Indonesia. Indonesia adalah negara hukum bukan negara kekuasaan, atau machtsstaat.

Tata Kelengkapan Organisasi

Untuk mewujudkan tujuan nasional diperlukan penataan atau struktur organisasi yang saling melengkapi sesuai dengan apa yang dicita-citakan dalam Pembukaan UUD 1945. Organisasi dikatakan lengkap jika dan hanya jika:

Aparatur Negara

Aparatur negara harus mampu mendorong kegiatan pembangunan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan untuk kepentingan masyarakat umum. kamu harus.

Kesadaran Politik Masyarakat

Untuk stabilitas politik, setiap warga negara, setiap partai politik, setiap kelompok masyarakat, dan setiap kelompok profesional dan fungsional perlu menyadari politik.

Media Pers

Pers yang tangguh, jujur, dan akuntabel dimaksudkan sebagai penyalur suara publik dan pengawasan pemerintah.

Partisipasi Rakyat

Dewan desa, lembaga perwakilan rakyat, universitas, dan media adalah cara yang baik untuk melibatkan masyarakat.

Konsep Wawasan Nusantara

Berikut ini adalah konsep wawasan nusantara, diantaranya:

Komponen-Komponen Wawasan Nusantara

Konsep Wawasan Nusantara Persatuan Dan Kesatuan

Menurut teori ini, kehadiran kepulauan Indonesia dimaksudkan untuk memperkuat nilai negara kerukunan etnis dan kebersamaan di antara masyarakatnya.

Jika orang Indonesia ingin mempertahankan negara dan mencapai tujuan nasional, kamu tidak perlu khawatir tentang keragaman etnis dan bahasa.

Konsep Wawasan Nusantara Kebangsaan

Berbagai negara atau suku direpresentasikan sebagai bagian penyusun negara ini, menurut pengertian tersebut. Pembangunan negara kesatuan Indonesia juga tidak lepas dari keinginan dan usaha banyak warga negara Indonesia.

Oleh karena itu, kita perlu mengetahuinya dan berupaya untuk mempertahankan persatuan bangsa dengan mengangkat nilai persatuan melalui pengetahuan nusantara.

Konsep Wawasan Nusantara Bhineka Tunggal Ika

Implikasi dari Bhineka Tunggal Ika adalah bahwa Indonesia adalah rumah bagi beragam suku dan tradisi budaya. Mottonya bukan hanya ungkapan yang sederhana dan mudah diucapkan; itu juga sesuatu yang perlu dilakukan dengan baik.

Konsep Wawasan Nusantara Negara Kepulauan

Indonesia merupakan negara kepulauan, dimana pengertiannya adalah lautan yang bertabur pulau. Laut mungkin hanya digunakan sebagai sarana penyatuan. Setiap orang Indonesia harus akrab dengan negara kepulauan dan geografi laut.

Konsep Wawasan Nusantara Geopolitik

Posisi geopolitik Indonesia mengharuskan seluruh komponen penduduk Indonesia memiliki informasi dan perspektif tentang posisi geografis Indonesia yang strategis.

Karena letak geografisnya, Indonesia menghadapi peluang dan tantangan dari dunia luar. Jadi, untuk menjaga keutuhan wilayah Indonesia, semua orang di negara ini harus bekerja sama.

Asas Wawasan Nusantara

Berikut ini adalah asas wawasan nusantara, diantaranya:

Kepentingan Yang Sama

Untuk mencapai cita-cita dan impian nasional, pelaksanaan ini harus dilandasi oleh rasa kepentingan bersama.

Keadilan

Untuk mencapai tujuan dan cita-cita nasional tidak boleh merugikan pihak tertentu atau mengutamakan kepentingan kelompok atau organisasinya sendiri. Dengan demikian, harus direpresentasikan ketika kita terlibat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kejujuran

Untuk mendapatkan pemahaman yang benar tentang nusantara, seseorang harus mendekati tugas dengan ketulusan dan integritas.

Hal ini menunjukkan bahwa untuk mencapai tujuan nasional, seluruh komponen bangsa Indonesia harus berani berpikir, berbicara, dan bertindak sesuai dengan kenyataan yang ada dan sesuai dengan peraturan yang benar.

Solidaritas

Loyalitas dan solidaritas dengan sesama sebangsa mungkin menjadi kekuatan yang kuat dalam mencapai ambisi nasional seseorang. Inilah contoh sikap solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta rela berkorban dan saling memberi.

Kerjasama

Konsep ini sangat vital untuk mewujudkan pemahaman nusantara sehingga tercapai tujuan dan cita-cita bersama. Kesatuan dan gotong royong ini akan memudahkan dan meringankan suatu karya khususnya dalam mengatasi permasalahan dalam penerapan.

Kesetiaan

Kita harus berpegang pada gagasan ini jika kita ingin mencapai tujuan nasional yang menjadi dasar untuk melaksanakan kesepakatan dengan cara yang berbeda.

Unsur Wawasan Nusantara

Berikut ini adalah usur wawasan nusantara, diantaranya:

Konsep Wawasan Nusantara

Wadah

Sebagai wadah berbangsa dan bernegara bagi kehidupan bermasyarakat, Wawasan Nusantara mencakup seluruh wilayah Indonesia, yang kesemuanya kaya akan sumber daya alam dan tempat tinggal berbagai suku bangsa.

Indonesia sebagai negara memiliki lembaga dan organisasi pemerintahan yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Isi

Wawasan adalah cita-cita bangsa Indonesia dan merupakan cita-cita serta tujuan nasional suatu bangsa dan negara yang sejalan dengan UUD 1945.

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, bangsa Indonesia harus mampu mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia di tengah keragaman budaya, stabilitas sosial, politik, dan ekonomi.

Dengan demikian, unsur ini yang berupa isi cita-cita bangsa untuk mencapai tujuan nasional.

Tingkah Laku

Untuk mencapai tujuan dan cita-cita nasional, kedua komponen pemahaman nusantara yang diuraikan di atas harus terintegrasi. Pendekatan kepulauan mengatakan bahwa perilaku memiliki dua bagian: bagaimana kamu bertindak di dalam dan bagaimana kamu bertindak di luar.

Perilaku mental adalah representasi jiwa, semangat, dan mentalitas yang baik dari suatu bangsa untuk mencapai tujuan dan cita-citanya.

Sementara itu, perilaku lahiriah suatu bangsa merupakan cermin dari tindakan, perilaku, dan tindakannya dalam mengejar prinsip dan tujuan tertentu.

Jadi, kedua disiplin ilmu tersebut harus bisa bersinergi dengan baik agar wawasan nusantara menjadi amalan yang seimbang.

Kesimpulan

Wawasan Nusantara adalah cara pandang yang luas dan menyeluruh dalam lingkup nusantara untuk kepentingan nasional tanpa mengorbankan kepentingan organisasi, masyarakat, dan daerah.

Mottonya bukan hanya ungkapan yang sederhana dan mudah diucapkan itu juga sesuatu yang perlu dilakukan. Wawasan Nusantara mencakup seluruh wilayah Indonesia, kaya akan sumber daya alam dan rumah bagi berbagai suku bangsa.

Back to top button