Advertisement

Ciri-Ciri Kriteria Sekolah Efektif

Rancakmedia.com – Setiap orang, terlepas dari latar belakang pendidikannya, memiliki tanggung jawab yang harus dipenuhi ketika datang ke sekolah. Ini dia kriteria sekolah efektif yang perlu kamu ketahui. Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Sekolah merupakan tempat yang ideal untuk memperoleh pendidikan yang sesuai. Selain berfungsi sebagai wadah pendidikan akademik, sekolah juga berfungsi sebagai pusat pengembangan keterampilan interpersonal dan sarana membina semangat sekolah di kalangan siswa.

Lalu, apa tujuan didirikannya sekolah tersebut? Apa yang harus dilakukan untuk menjadi sekolah yang sukses bagi masyarakat?

Tujuan Sekolah Efektif

Tujuan Sekolah Efektif

Pada kenyataannya, setiap sekolah, mulai dari SD hingga SMP, memiliki tujuan yang unik. Namun, jika dilihat dari sudut pandang yang luas, sekolah memiliki sebagian tujuan sebagai berikut:

Membentuk Peserta Didik yang Beriman Kepada Tuhan

Dasar ideal pendidikan adalah Pancasila. Untuk itulah sekolah ini didirikan, sejalan dengan sila pertama Pancasila, yang mengatakan bahwa siswa harus diajarkan untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Mengajari Peserta Didik untuk Memiliki Akhlak Mulia dan Berbudi Pekerti Luhur

Sekolah juga bercita-cita untuk menghasilkan lulusan atau insan yang berakhlak mulia.

Membentuk Peserta Didik yang Memiliki Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni

Sejarah, sastra, matematika, seni, bahasa, dan pendidikan jasmani hanyalah beberapa mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Tujuan utama pendidikan adalah untuk membantu siswa mencapai tujuan ini.

Membentuk Peserta Didik yang Memiliki Life Skill Untuk Hidup Di Masyarakat

Siswa akan mempelajari kecakapan hidup di sekolah yang akan berguna bagi mereka di tempat kerja dan di masyarakat secara keseluruhan. Siswa adalah makhluk sosial yang tidak dapat melakukannya sendiri dengan baik.

Memberikan Keahlian Sesuai Jurusan Supaya Dapat Bersaing Di Dunia Kerja

Pelajaran yang ditawarkan di sekolah akan dimodifikasi sesuai dengan bakat dan jurusan siswa. Kemampuan-kemampuan ini pada akhirnya mungkin berharga ketika siswa mencapai kedewasaan dan memasuki dunia kerja.

Mengembangkan Bakat Peserta Didik

Sekolah juga ingin membantu siswa menemukan dan mengembangkan keterampilan khusus mereka sendiri dengan memberi mereka tempat di mana mereka dapat melakukannya.

Tidak hanya mengembangkan kemampuan, siswa juga dapat menemukan bakat-bakat baru.

Membentuk Sosialisasi

Pada dasarnya, siswa yang juga makhluk sosial selalu membutuhkan bantuan orang lain untuk hidup. Karena itu, tujuan utama sekolah adalah membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial yang baik. Siswa disosialisasikan di sekolah melalui proyek kelompok, debat kelompok, dan studi banding.

Membentuk Pribadi Peserta Didik yang Mandiri dan Kreatif

Tugas mandiri adalah teknik umum bagi sekolah untuk memberi siswa kontrol di kelas. Sebagai hasil dari tugas mandiri ini, siswa secara tidak sadar akan mengembangkan kepribadian yang memungkinkan mereka untuk mengerjakan proyek mereka sendiri dan menemukan solusi mereka sendiri.

Jenis-Jenis Sekolah Efektif

Adapun jenis sekolah tersebut antara lain sebagai berikut:

Jenis-Jenis Sekolah Efektif

Sekolah Nasional

Sekolah nasional adalah lembaga pendidikan yang dibentuk oleh pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa. Akreditasi atau evaluasi kelayakan suatu sekolah merupakan hal yang lumrah di sekolah-sekolah nasional.

Sistem akreditasi diatur oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan berbagai kriteria seperti kurikulum, fasilitas, administrasi sekolah, dan kompetensi alumni.

Jadi, kurikulum yang digunakan di sekolah nasional didasarkan pada kriteria kurikulum nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sekolah Internasional

Di sekolah internasional, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum internasional yang sudah tersertifikasi. Misalnya, International Baccalaureate Organization dan Cambridge International Examination.

Bahasa Inggris akan menjadi bahasa pengantar utama di sekolah semacam itu. Selain itu, fasilitas di sekolah asing akan lebih lengkap dan kompleks.

Banyak pendidik yang mendidik adalah lulusan dari luar negeri atau bahkan didatangkan dari luar secara langsung, sehingga akan terjadi keragaman budaya dalam proses pembelajaran.

Sekolah Efektif Nasional Plus

Pada tahun 2000, ada sebuah badan bernama Association of National Plus Schools (ANPS), yang membuat kurikulum sekolah nasional plus.

Di sekolah semacam ini, kurikulum dasar masih mengikuti kurikulum yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan beberapa perubahan. Misalnya, ada topik bahasa asing lain di luar bahasa Inggris, termasuk bahasa Mandarin.

Sarana dan prasarana sekolah nasional plus dinilai lebih unggul dari sekolah nasional. Oleh karena itu, biaya sekolah semacam ini lebih mahal daripada sekolah nasional pada umumnya.

Sekolah Efektif Alam

Lendo Novo memulai sekolah alam ini karena kebanyakan orang tidak mampu lagi bersekolah karena biayanya yang mahal.

Ide di balik sekolah semacam ini adalah membiarkan anak-anak belajar melalui kontak langsung dengan alam. Dalam kasus tertentu, lebih baik belajar di tempat umum. Pengajaran di sekolah alam ini lebih fokus pada pengalaman langsung, seperti bertani dan memelihara hewan.

Sekolah Rumah (Homeschooling)

Siswa di homeschooling ini belajar untuk tetap berada di bawah kendali orang tua mereka. Alasan orang tua menyekolahkan anaknya ke homeschooling adalah karena mereka kesulitan dengan kurikulum dan kompetensi pendidik untuk mengajar.

Homeschooling adalah jenis pendidikan di mana siswa diajar di rumahnya sendiri oleh guru yang datang ke rumah dan mengikuti kurikulum yang telah ditetapkan.

Sekolah Efektif Madrasah

Sebenarnya madrasah sama dengan jenjang sekolah pada umumnya, yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) (SMA). Namun yang membedakan adalah penamaan level dan organisasi yang menyelenggarakannya.

Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsawaniyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) adalah tiga jenjang sekolah madrasah yang ada di dunia Islam saat ini (MA).

Madrasah dinaungi oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan memberikan fokus yang lebih besar pada studi agama Islam.

Pengelolaan Sekolah Efektif

Sebagai lembaga pendidikan, sekolah tidak bisa berada dalam ruang hampa. Ia harus terikat dengan norma, nilai, dan tradisi masyarakat. Menurut Konsorsium Pembaharuan Pendidikan, ada lima jenis modal yang harus dikelola sekolah sebagai lembaga pendidikan untuk tujuan pendidikan.

Pengelolaan

Integrative Capital (Modal Integratif)

Masing-masing dari lima modal ini dapat digunakan dengan empat lainnya untuk membantu siswa mencapai tujuan pendidikan mereka dari waktu ke waktu.

Human Capital (Modal Manusia)

Modal manusia adalah potensi pendidikan dan karir seseorang, serta keterampilan dan pengetahuan yang telah mereka miliki.

Financial Capital (Modal Keuangan)

Anggaran keuangan yang diperlukan untuk melaksanakan proses pendidikan dan mencapai tujuannya disebut sebagai “modal keuangan”.

Social Capital (Modal Sosial)

Nilai dan kebiasaan bersama yang menjadikan sekolah atau lembaga pendidikan sebagai tempat belajar disebut sebagai “modal sosial”.

Political Capital (Modal Politik)

Landasan kekuatan hukum yang dimiliki untuk melaksanakan proses pendidikan adalah modal politik.

Bidang yang Harus Dikelola Sekolah Efektif

Administrasi sekolah mencakup berbagai tanggung jawab, termasuk yang berikut:

  1. Bidang kurikulum
  2. Bidang kesiswaan
  3. Bidang personalia (mencakup tenaga edukatif dan tenaga administrasi)
  4. Bidang sarana
  5. Bidang prasarana
  6. Bidang hubungan masyarakat

Konsep Sekolah Efektif

Sekolah yang dikelola dengan baik dapat menjadi sekolah yang efektif. Kemanjuran sekolah terdiri dari administrasi sekolah dan kepemimpinan; instruktur; staf pendidikan; staf; siswa; kurikulum; infrastruktur; manajemen kelas; ikatan sekolah dengan masyarakat; dan lain-lain.

Jika manajemen ini dapat dilakukan secara efektif, maka tidak hanya akan dapat memenuhi tujuan sekolah tetapi juga terikat kuat pada komponen sistem mutu sekolah.

Menurut Allan A. Glatthron, sekolah yang berhasil adalah sekolah yang memiliki banyak kualitas seperti kepemimpinan organisasi (leadership), kepemimpinan kurikulum (curriculum leadership), kepemimpinan pengawasan (leaders as supervisors), dan manajemen (management) (manajemen).

Kualitas sekolah dapat diukur dengan berbagai cara, termasuk nilai ujian akhir, sekolah akademis, prestasi kreatif, dan banyak lagi.

Bahkan kualitas lulusan juga mempengaruhi kemanjurannya, terutama pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian.

Jadi, sekolah yang berhasil adalah sekolah yang mampu memaksimalkan semua sumber daya dan metodenya untuk menghasilkan output pendidikan (prestasi siswa), yang diukur dengan kompetensi belajar.

Ciri-Ciri Sekolah Efektif

Berikut ini adalah kualitas sekolah yang sukses, menurut David A. Squires.

Ciri-Ciri Sekolah Efektif

  1. Terdapat standar disiplin yang berlaku bagi kepala sekolah
  2. Memiliki rutinitas kegiatan di kelas
  3. Mempunyai standar prestasi sekolah yang tinggi
  4. Peserta didik diharapkan mampu mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan
  5. Peserta didik diharapkan mampu lulus dengan menguasai pengetahuan akademik
  6. Terdapat penghargaan bagi peserta didik yang berprestasi
  7. Peserta didik mempunyai kepercayaan mengenai kerja keras lebih penting daripada
  8. keberuntungan dalam usahanya meraih prestasi
  9. Peserta didik mempunyai tanggung jawab besar
  10. Kepala sekolah memiliki program pengawasan dan supervisi demi keberhasilan prestasi akademik

Sementara menurut Jaap Scheerens (1992), sekolah efektif memiliki ciri-ciri efektif sebagai berikut:

  1. Adanya kepemimpinan yang kuat
  2. Penekanan dalam pencapaian kemampuan dasar
  3. Lingkungan sekolah yang nyaman
  4. Harapan yang tinggi pada prestasi peserta didiknya
  5. Penilaian rutin mengenai program peserta didik
  6. Sekolah sebagai institusi pendidikan umumnya memiliki misi utama yakni mendidik peserta didik supaya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, meningkatkan pengetahuan peserta didik, dan mengajarkan hubungan timbal balik dengan masyarakat.

Seseorang yang menjalankan peran dan bertanggung jawab atas administrasi sekolah merupakan prinsip yang memiliki kepemimpinan yang kuat. Hal ini dalam rangka menyebarkan sumber daya manusia secara berkualitas. Mengingat bahwa kepemimpinan adalah bagian penting dari sistem sekolah untuk memenuhi tujuannya.

Kesimpulan

Dasar ideal pendidikan adalah Pancasila, yang mengatakan bahwa siswa harus diajarkan untuk percaya dan menghormati Tuhan. Sebuah sekolah bercita-cita untuk menghasilkan lulusan atau orang yang berakhlak mulia.

Sekolah nasional adalah lembaga pendidikan yang dibentuk oleh pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa. Di sekolah internasional, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum internasional yang sudah tersertifikasi.

Sekolah yang sukses adalah yang mampu memaksimalkan seluruh sumber dayanya untuk menghasilkan output pendidikan (prestasi siswa), yang diukur dengan kompetensi belajar.

Back to top button