Advertisement

Cara Tukar Uang Baru Melalui Aplikasi Pintar Bank Indonesia

Rancakmedia.com – Banyak masyarakat yang belum mengetahui cara tukar uang baru melalui aplikasi pintar bank Indonesia, sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia menyambut Idul fitri atau lebaran dengan memberikan THR dengan uang baru.

Tidak perlu menukar di tempat usaha cara tukar uang yang umumnya tutup hari raya Idul Fitri atau datang dan menunggu di bank. Layanan kas seluler BI dan aplikasi Pintar di https://pintar.bi.go.id memungkinkan kamu untuk menambahkan uang baru ke akun kamu.

Pembayaran Menggunakan Uang Tunai Berdasarkan informasi di situs resmi Bank Pintar Indonesia, uang tunai keliling adalah layanan penukaran Rupiah kepada masyarakat yang dilakukan di luar area kantor BI.

Cara Menukar Uang Baru Melalui Aplikasi Pintar Bank Indonesia

Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat menerima uang yang layak edar dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang dapat diterima. Seluruh jadwal dan lokasi kas seluler dapat diverifikasi di URL berikut. Apa cara terbaik untuk memesan?

Cara Tukar Uang Baru Melalui Aplikasi Pintar Bank Indonesia

Cara tukar uang baru dengan aplikasi pintar bank Indonesia:

  1. Buka halaman Pintar di https://pintar.bi.go.id
  2. Pilih opsi Penukaran Uang Rupiah ke Mobile Cash.
  3. Pilih provinsi yang akan menjadi lokasi penukaran yang dituju
  4. Daftar lokasi dan tanggal tunai seluler yang tersedia akan disediakan yang dapat dipilih. Isi data reservasi yang meliputi:
    – NIK
    – Identitas foto
    – Nama
    – No Telepon
    – Email
  5. Kemudian isikan jumlah uang kertas/keripik Rupiah yang akan ditukarkan.
  6. Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 20.000 tersedia dalam bentuk pecahan koin BI. Masyarakat dapat menukarkan Rupiah dengan ketersediaan 100 lembar untuk setiap pecahannya.
  7. Misalnya Rp100.000 untuk menerima 100 lembar pecahan Rp1.000, Rp200.000 untuk mendapatkan 100 lembar pecahan Rp2.000, dan seterusnya.
  8. Jika ingin menukarkan 100 lembar masing-masing Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000, maka total Rupiah yang harus disiapkan adalah Rp3.800.000.
  9. Verifikasi centang untuk melihat apakah itu ada. Dengan menggunakan uang tunai seluler, kamu dapat memperoleh bukti pesanan penukaran mata uang Rupiah kamu dengan melakukan pemesanan secara online. Pesanan ini dapat dilakukan H-7 sebelum jadwal kas keliling dimulai.
  10. Di setiap mobile cash operation, ada kuota yang ditentukan. Jadi, jika limit di satu kasir mobile diklaim sudah habis, kamu bisa mendapatkan mobile cash di tempat dan waktu lain.
  11. Terakhir, selama pertukaran pertama telah tercapai, satu NIK dapat melakukan penukaran lebih dari satu kali.

FAQ

Di bawah ini kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang sering di tanyakan tentang cara tukar uang baru, sebagai berikut:

Ruang Lingkup Hukum Administrasi Negara

Kapan Uang Baru Akan Di Keluarkan?

Bank Indonesia resmi meluncurkan uang baru berupa 7 pecahan rupiah kertas pada tahun 2022, tepatnya pada kamis 18 Agustus 2022.

Pecahan rupiah tersebut terdiri dari Rp.100.000, Rp.50.000, Rp.20.000, Rp.10.000, Rp.5.000, Rp.2.000, dan Rp.1.000.

Apakah Jasa Penukaran Uang Baru Termasuk Riba?

Menurut ustadz Ismail Soleh, S.HI, M.HI, pelaksanaan penukaran uang baru dapat dilihat dari dua sudut. Jika dilihat dari sisi uangnya, maka hukum penukaran uang dengan kelebihan jumlah tertentu adalah haram.

Sebab, praktik ini termasuk kategori dari riba.

Kesimpulan

Tidak perlu menukar di tempat usaha penukaran uang yang umumnya tutup hari raya Idul Fitri atau datang dan menunggu di bank. Layanan kas seluler BI dan aplikasi Pintar di https://pintar.bi.go.id memungkinkan kamu untuk menambahkan uang baru ke akun kamu.

Dengan menggunakan uang tunai seluler, kamu dapat memperoleh bukti pesanan penukaran mata uang Rupiah kamu dengan melakukan pemesanan secara online.

Demikian artikel tentang cara tukar uang baru melalui aplikasi pintar bank Indonesia, semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan membantu untuk kamu semua.

Cek Berita dan Artikel Rancakmedia.com Lainnya di Google News

Tombol kembali ke atas