Advertisement

Cara Lapor Pajak Secara Online untuk Pribadi

Rancakmedia.com – Sekarang kamu dapat lapor pajak secara online di mana saja. Berbekal smartphone, wajib pajak dapat memenuhi kewajibannya.

SPT adalah kebutuhan. Wajib pajak orang pribadi harus menyampaikan SPT tahun 2021 paling lambat 31 Maret 2022, yang merupakan batas waktu yang ditetapkan pemerintah.

Sedangkan pelaporan pajak untuk kategori usaha adalah empat bulan setelah berakhirnya tahun pajak, atau tepatnya sebelum 31 April 2022.

Jadi, bagaimana kamu melakukan pengembalian pajak online pribadi kamu sendiri? Apa saja syaratnya? Nah, berikut ini adalah proses dan dokumen yang perlu disiapkan wajib pajak saat mengurusnya.

Sebagai informasi, secara historis ada berbagai dokumen yang diperlukan untuk mengisi dan melaporkan pajak orang pribadi, salah satunya adalah EFIN (Electronic Filing Identification Number) (Electronic Filing Identification Number).

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerbitkan EFIN kepada Wajib Pajak yang melakukan transaksi elektronik dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Di sisi lain, wajib pajak orang pribadi tidak lagi membutuhkan EFIN atau token akibat PER-04/PJ/2020. Karena wajib pajak orang pribadi kini wajib melampirkan sertifikat elektronik dan password.

Selanjutnya, dokumen lain yang diperlukan Wajib Pajak orang pribadi untuk mengisi SPT antara lain Formulir 1721 A1 atau A2 dan data penghasilan lainnya.

Majikan adalah sumber yang baik untuk pembayar pajak yang membutuhkan bantuan dengan Formulir 1721 A1 atau A2. Formulir ini harus dilaporkan saat mengunjungi situs e-Filing.

Kemudian digabungkan dengan data pendapatan lainnya, bisa berupa kewajiban/utang, atau bahkan aset tersebut jika ada.

Jika kamu memiliki penghasilan tambahan di luar pekerjaan tetap, kewajiban/hutang, atau aset, maka persiapkan fakta-fakta ini agar kamu dapat mengisi SPT dengan cepat.

Cara  Lapor Pajak Secara Online

Untuk mengajukan pajak pribadi secara online, langkah-langkah berikut ini harus dilengkapi terlebih dahulu:

  1. Buka website Direktorat Jenderal Pajak go.id
  2. Di sudut kanan atas layar, klik “LOGIN.”
  3. Pilih “Tidak Terdaftar?” dari daftar opsi di area di bawah ini. NPWP dan EFIN wajib diisi saat mengisi profil.

Cara Mengisi Laporan Pajak Pribadi

Setelah prosedur selesai, yang tersisa adalah mengisi laporan pajak pribadi kamu. Ini adalah bagaimana kamu melakukannya:

  1. Siapkan bukti bukti pemotongan PPh Pasal 21 oleh pemberi kerja dan, jika ada, bukti pemotongan PPh 21 Final pada formulir 1721 A1.
  2. Siapkan daftar harta, daftar hutang, dan Kartu Keluarga, kemudian isi e-SPT di aplikasi e-Filing.
  3. Jika semua formulir sudah diisi dengan benar, mintalah kode verifikasi untuk pengajuan EFIN. Kode verifikasi akan diberikan ke email yang terdaftar.
  4. Kirimkan SPT kamu secara online dengan mengisi kode verifikasi.
  5. Pemberitahuan status e-SPT dan Bukti Tanda Terima Elektronik akan diberikan kepada Wajib Pajak melalui email terdaftar.
  6. Setelah kamu melaporkan pajak secara online, kamu dapat beralih ke langkah pembayaran pajak yang juga dapat dilakukan secara online.

Kesimpulan

Wajib pajak orang pribadi harus menyampaikan SPT tahun 2021 paling lambat tanggal 31 Maret 2022. Pelaporan pajak untuk kategori usaha adalah empat bulan setelah akhir tahun pajak. Secara historis ada berbagai dokumen yang diperlukan untuk mengisi dan melaporkan pajak pribadi.

Wajib Pajak Orang Pribadi tidak lagi membutuhkan EFIN atau token akibat PER-04/PJ/2020. Jika kamu memiliki penghasilan tambahan di luar pekerjaan tetap, kewajiban/hutang, atau aset, maka persiapkan fakta-fakta ini agar kamu dapat mengisi SPT dengan cepat.

Related Articles

Back to top button