IHSG diprediksi volatil semester II/2026 akibat rebalancing FTSE dan MSCI, memicu outflow dana asing. Namun, peluang rebound tetap ada pasca-rebalancing.
Fenomena sell in May menjadi sorotan di tengah rapuhnya sentimen global dan domestik, dengan IHSG berpotensi bergerak dalam kisaran 6.800 hingga 7.300.
Wall Street menguat didorong saham teknologi seperti Nvidia dan Oracle, meski sektor konsumer tertekan. Optimisme AI dan data inflasi AS turut mempengaruhi pasar.