Saham blue chip diprediksi rebound pada 2026 meski risiko seperti pertumbuhan kredit moderat dan persaingan ketat masih ada. Investor disarankan fokus pada saham dengan fundamental kuat.
Saham blue chip Indonesia melemah di 2025 akibat aksi jual asing dan depresiasi rupiah, sementara saham konglomerat dan mid-cap lebih diminati investor.
Saham blue chip diprediksi rebound pada 2026 berkat katalis harga murah, ekspektasi suku bunga turun, dan pemulihan konsumsi. Potensi rotasi investor juga mendukung.
Tren penguatan saham konglomerat diperkirakan berlanjut 2026, didorong oleh aksi korporasi, program investasi pemerintah, dan rebalancing indeks saham global.
IHSG menguat meski laba emiten turun 4,2% YoY. Saham perbankan dan konsumer dinilai undervalue, berpotensi naik di tengah stabilitas ekonomi kuartal IV/2025.
IHSG turun 2,57% ke 7.915,66 akibat saham konglomerat jatuh. Penurunan dipicu krisis kredit AS dan ketegangan geopolitik. Danantara siapkan dana Rp16 triliun untuk stabilisasi.