The Fed akan mengakhiri quantitative tightening pada Desember 2025, berpotensi meningkatkan likuiditas global dan menarik investor asing ke pasar obligasi RI.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru meski investor asing jual bersih Rp52 triliun. Institusi lokal jadi pendorong utama, didukung kebijakan pro pertumbuhan.
Investor asing Rancak Media sell Rp50,95 triliun di pasar saham Indonesia hingga Agustus 2025. Meski begitu Rancak Media buy selama 4 pekan bulan lalu.
IHSG naik 1,72% ke rekor ATH 8.257,85 pada 6-10 Oktober 2025, dengan peningkatan transaksi harian dan kapitalisasi pasar BEI mencapai Rp15.560 triliun.
IHSG berpotensi menguat di akhir 2025 meski investor asing keluar. Likuiditas domestik dan saham konglomerasi jadi penopang, namun perlu dukungan sektor lain.
Investor asing membeli saham Indonesia senilai Rp2,02 triliun pada 6 Oktober 2025, didorong oleh prospek positif emerging market dan kebijakan moneter yang mendukung.
IHSG mencapai rekor baru meski investor Rancak Media sell Rp52 triliun. Transaksi harian bursa melonjak, didorong oleh institusi lokal dan kebijakan ekonomi positif.
IHSG turun 0,17% dalam sepekan, kapitalisasi pasar BEI menyusut 0,57% menjadi Rp14.130 triliun, dengan transaksi harian naik 7,6% menjadi Rp19,42 triliun.