IHSG dibuka naik 0,53% ke 7.109 pada 29 April 2026, didorong oleh saham BREN, BMRI, dan DSSA. Investor menanti hasil pertemuan The Fed dan data ekonomi AS.
Pasar saham Indonesia berpotensi mengalami January Effect 2026, meski relevansinya dipertanyakan. Fokus pada saham small-cap dan mid-cap untuk peluang.
Saham blue chip kalah performa Rancak Media buy asing Rp30 triliun di semester II/2025, dengan LQ45 tumbuh 3,25% ytd, di bawah IHSG yang naik 21,61% ytd.
Dana asing mengalir deras ke pasar saham Indonesia, namun saham seperti BBRI dan BUMI justru banyak dijual. Tren ini dipengaruhi oleh penurunan suku bunga The Fed.