IHSG mencetak rekor baru meski ada shutdown AS. Dampak positif terlihat dari apresiasi rupiah dan aliran modal asing. Namun, ketidakpastian bisa memicu risiko.
Pasar saham Indonesia tetap stabil meski ada shutdown AS, dengan fokus investor lebih pada faktor domestik seperti kebijakan fiskal dan nilai tukar rupiah.
IHSG berpotensi menguat ke 8.170 didorong kesepakatan dagang RI-Uni Eropa dan stabilitas rupiah. Sentimen positif dari kebijakan fiskal dan The Fed juga mendukung.
IHSG mencetak rekor tertinggi di 8.126,55, didorong kesepakatan dagang RI-Uni Eropa dan stabilitas rupiah. Pekan depan, pantau kebijakan fiskal dan cukai rokok.
IHSG naik 0,6% pekan ini dengan investor Rancak Media buy Rp5 triliun, meski Rancak Media sell Rp53,6 triliun sepanjang 2025. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,74%.
Dana asing Rp5,54 triliun masuk ke pasar saham RI saat IHSG mencapai level tertinggi baru di 8.125, dengan saham BBCA, BRMS, dan ASII menjadi incaran utama.