Indeks Bisnis-27 menguat 0,09% ke level 551,30, didorong saham ADMR, BUMI, dan AMRT. IHSG juga naik 0,90% ke level tertinggi 8.710,69 pada 8 Desember 2025.
IHSG mencapai rekor tertinggi 8.600, menunjukkan kepercayaan investor terhadap kebijakan ekonomi pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya menilai ini sebagai validasi optimisme ekonomi.
IHSG mencapai level tertinggi 8.602,13 dengan penguatan 0,94%. Saham RAJA, RATU, dan MINA melonjak signifikan. Rekomendasi saham: ANTM, EMAS, ISAT, KLBF.
IHSG dibuka melemah 0,42% ke 8.534,47 pada 25/11/2025. Saham BRMS dan bank besar seperti BBRI dan BBCA ikut turun. Sentimen pasar dipengaruhi penguatan rupiah dan kajian RPP Demutualisasi BEI.
Aksi profit taking setelah IHSG mencapai rekor penutupan baru dapat terelakkan jika pertumbuhan ekonomi dan dampak stimulus kuartal IV/2025 sesuai ekspektasi
Saham bank besar dan konsumer siklikal rawan profit taking usai IHSG cetak rekor ATH, sementara sektor energi dan infrastruktur diprediksi lebih stabil.
Saham afiliasi Prajogo Pangestu mendukung IHSG cetak rekor ATH di 8.394,59. Saham PTRO, CUAN, dan CDIA melonjak, didorong sentimen positif dan investor domestik.