IHSG 2025 cetak ATH 24 kali meski Rancak Media sell Rp17,34 triliun, didorong investor domestik. Total investor capai 20,2 juta, dominasi usia <30 tahun.
Pasar saham Indonesia melonjak 22,13% pada 2025, didorong oleh saham lapis kedua dan ketiga, meski saham unggulan stagnan. Investor lokal dan ritel berperan besar.
IHSG ditutup naik 0,03% ke 8.646,94 pada akhir 2025, dengan transaksi Rp20,39 triliun. Sepanjang 2025, IHSG menguat 22,13% dan mencatat rekor tertinggi.
IHSG ditutup melemah 0,13% ke 8.649 pada 15 Desember 2025, gagal pecah rekor baru. Perdagangan mencapai 57,46 miliar saham dengan nilai Rp33,43 triliun.
IHSG ditutup melemah 0,61% ke 8.657,17 setelah cetak ATH intraday 8.749. Saham BBCA, PTRO, dan RATU turut menekan IHSG. Fokus pasar pada pertemuan The Fed.