Lelang perdana BI-FRN menarik penawaran Rp2,82 triliun, namun BI hanya menyerap Rp767 miliar. Ini mencerminkan minat tinggi dan selektivitas BI dalam harga.
Bank Indonesia menyerap Rp767 miliar dari lelang perdana BI-FRN dengan margin pemenang 0,78%, bertujuan mengembangkan pasar OIS dan reformasi suku bunga.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan fokus BI saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi, bukan redenominasi rupiah, yang memerlukan persiapan panjang.
Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Jakarta tumbuh 4,6%-5,4% di Q4 2025, didorong oleh peningkatan konsumsi saat Natal dan Tahun Baru serta dukungan sektor kreatif.
Jejak digital QRIS dapat digunakan sebagai dasar skoring kredit UMKM dengan bantuan AI, memperluas akses keuangan sesuai kebijakan transformasi digital BI.