Advertisement

Kenali Jenis Mesin Mobil dan Cara Kerjanya

Rancakmedia.com – Sebelum membeli mobil idaman, ada baiknya ketahui dulu jenis mesin mobil dan cara kerja pada mobil tersebut tergantung konfigurasinya. Yuk simak artikel dibawah ini.

Banyak orang memiliki mobil, tetapi tampaknya mereka kurang memiliki pengetahuan tentang berbagai jenis mesin dan cara merawatnya dengan benar.

Pada kenyataannya, mengetahui jenis mesin pada mobil adalah aset bagi seseorang yang sangat menyukai mobil dan ingin membuat perbedaan dalam perawatannya.

Evaluasi mobil saat ini hampir selalu mencantumkan informasi tentang jenis mesin mobil. Sebut saja inline-four, V8, boxer, rotary, hybrid, atau mobil listrik.

Nah, jika kita tidak tahu apa maksud dari ungkapan tersebut, tentu membuat kita bingung. Sebenarnya jenis mesin ini memiliki ciri khas tersendiri yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi karakter sebuah mobil. Ibarat seorang tokoh, tentu ada pro dan kontra.

Jenis-Jenis Mesin Mobil

Jenis-Jenis Mesin Mobil

Mesin Inline Segaris

Di Indonesia, mesin mobil dengan konfigurasi inline inline paling sering digunakan. Mobil dengan mesin segaris atau lurus lebih umum di jalan-jalan kota, seperti yang dapat dilihat hanya dengan melihatnya. Sesuai dengan namanya, mesin jenis ini memiliki susunan silinder/piston yang sejajar atau sejajar.

Penghematan bahan bakar adalah keuntungan dari mesin inline jenis ini karena kekompakan dan mesinnya yang ringan. Inilah sebabnya mengapa kebanyakan mobil biasanya menggunakan konfigurasi mesin mobil jenis ini.

Selain itu, jenis mesin ini sangat terjangkau untuk dibuat dan dirawat. Tuner juga tahu bahwa konfigurasi inline membuatnya lebih mudah untuk disetel, terutama inline-four.

Karena itu, massa mesin didistribusikan lebih merata ke seluruh mobil, sehingga lebih stabil. Ini akan mengganggu stabilitas dan handling mobil. Namun, jenis mesin mobil ini bukannya tanpa keterbatasan. Perlu pengemasan atau ruang mesin yang besar karena konfigurasi inline-nya. Terutama pada mesin inline-enam.

Jenis mesin ini sering dikenal sebagai inline empat atau enam. Mulai dari mesin murah hingga mesin ternama seperti JZ, RB, B series, 4AG, 4G63 dan lain-lain. Konfigurasi mesin ini disukai sejumlah pabrikan mobil Eropa, yang paling setia adalah BMW.

Jenis Mesin Mobil V-Engine

Jenis mesin mobil dengan konfigurasi mesin V-silinder biasanya dihubungkan dengan tenaga dan tentu saja kecepatan yang dapat ditempuh mobil tersebut.

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan penyebutan nama-nama mesin V6, V8, V10, dan V12. Tentu saja, lebih banyak silinder sama dengan lebih banyak area untuk pembakaran udara dan bahan bakar, menghasilkan lebih banyak tenaga.

Salah satu layout mesin mobil terkecil adalah empat silinder segaris. Bandingkan saja dengan inline yang memanjang. Mesin V memiliki ukuran yang lebih kompak sehingga dapat menampung banyak silinder yang telah kami jelaskan sebelumnya. Tak hanya dari angka, kapasitas silinder mungkin lebih besar lagi pada mesin V sehingga mampu mengeluarkan tenaga yang besar.

Jenis Mesin Mobil V-Engine

Torsi yang dihasilkan oleh konfigurasi mesin mobil ini juga lebih besar dibandingkan dengan mesin inline. Ini memiliki torsi lebih, terutama pada RPM rendah, karena cara pembuatannya, dengan masing-masing pasangan piston bekerja di kedua sisi.

Mesin V lebih sering ditemukan pada mobil kelas atas atau mewah karena memiliki tenaga dan torsi yang lebih besar dibandingkan mesin lainnya.

Kelemahan dari mesin V adalah banyaknya bagian yang bergerak, sehingga membutuhkan pengeluaran manufaktur dan pemeliharaan yang lebih besar. Mobil berat cenderung menggunakan konfigurasi mesin ini, terutama saat jumlah dan volume mobil bertambah.

Mesin Boxer

Mesin mobil tipe flat atau boxer adalah salah satu layout mesin mobil yang paling tidak biasa. Berbeda dengan jenis mesin lainnya, posisi silinder mesin mobil flat/boxer adalah horizontal, kadang disebut juga horizontal.

Meskipun mesin mobil datar dan mesin boxer tampak sama, ada sedikit variasi dalam konfigurasi di mana mereka disatukan. Pada mesin Boxer, setiap silinder memiliki crankpin sendiri, tetapi pada mesin Flat, satu crankpin digunakan untuk sepasang silinder yang saling berhadapan.

Akibatnya, dalam mesin mobil boxer, piston lawan saling mendekat sebelum bergerak menjauh. Sarung tangan dua petarung bertepuk tangan satu sama lain. Dalam mesin datar, piston yang berlawanan akan bergerak berdampingan. Namun, dalam kehidupan umum, arti desain mesin mobil boxer dan flat biasanya disamakan.

Konfigurasi mesin mobil boxer jenis ini memiliki pusat gravitasi yang rendah sehingga mobil memiliki stabilitas dan handling yang baik. Karena berkurangnya tegangan pada poros engkol, mesin boxer/flat juga dikenal sebagai mesin halus.

Kekurangan dari konfigurasi mesin mobil boxer ini adalah memiliki dimensi yang agak besar. Perawatan mungkin sulit, terutama jika ruang ruang mesin buruk. Suara yang dihasilkan oleh mesin boxer atau flat mungkin lebih kuat daripada suara mesin inline. Tapi ini benar-benar sifat yang menjadi daya tarik utama bagi para penyembah.

Jenis Mesin Rotary

Bicara soal kecil, maka konfigurasi mesin mobil rotary adalah pemenangnya. Sederhana namun benar-benar efektif. Mesin ini memiliki rasio power-to-weight yang luar biasa. Tenaga yang besar dapat dihasilkan dari dimensi yang kecil dan bobot yang rendah.

Karena mengandung begitu sedikit komponen bergerak, mesin ini kecil dan hemat biaya untuk diproduksi. Selain itu, mesin putar juga merupakan RPM tinggi atau mesin putaran cepat!

Konfigurasi mesin rotary menambahkan mesin yang berbeda ke mesin ini, menjadikannya favorit di kalangan penggemar sepeda motor. Ini masih merupakan mesin yang halus dan haus, meskipun ukurannya kecil dan mesin yang mengesankan.

Jenis Mesin Rotary

Jenis konfigurasi mesin putar ini bekerja dengan memompa oli ke dalam rumah rotor sehingga oli yang terbakar ini akan mengubah emisi gas buang secara drastis.

Ini juga menyiratkan bahwa oli akan terus menipis, dan kita harus waspada dalam memantau dan mengisi ulang oli. Karena kompresi rendah dari mesin ini, sebagian bensin dibiarkan tidak terbakar. Ini memiliki dampak signifikan pada emisi dan penghematan bahan bakar.

Perbedaan suhu antara housing dan rotor menyebabkan penyegelan mesin ini menjadi sensitif untuk bekerja kurang optimal atau bahkan rusak. Karena alasan inilah proses rekondisi untuk mesin mobil rotari memakan waktu lama. Sangat penting untuk melakukan langkah sederhana ini jika kamu ingin mesin kamu bekerja dengan baik dan menggunakan bahan bakar paling sedikit.

Mesin Hybrid

Selanjutnya ada tipe mesin hybrid yang menggabungkan dua sumber tenaga, yaitu dari mesin biasa dan baterai bantu. Dengan pengaturan ini, mobil hibrida dengan mesin pembakaran internal dan motor listrik mungkin lebih responsif dan menggunakan lebih sedikit gas.

Mesin Listrik

Berbeda dengan hybrid yang menggunakan mesin konvensional, mobil listrik telah menghilangkan mesinnya sehingga sumber tenaganya sepenuhnya dari baterai isi ulang.

Indonesia tidak terkecuali dalam hal merangkul usia kendaraan listrik sebagai cara untuk mengurangi tingkat polusi global. Keunggulan mobil listrik antara lain rendah emisi, bertenaga tinggi, dan tentu saja tampilannya yang futuristik. Terakhir, dan mungkin yang paling penting, meminimalkan polusi di udara.

Kesimpulan

Mengetahui jenis mesin pada mobil merupakan aset bagi seseorang yang menggemari mobil. Di Indonesia, mesin mobil dengan konfigurasi inline inline paling sering digunakan.

Jenis mesin ini memiliki karakteristik tersendiri yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi karakter sebuah mobil. Mesin V memiliki ukuran yang lebih kompak sehingga mampu menampung banyak silinder.

Related Articles

Back to top button