Advertisement

Trading Bitcoin cuma Butuh Modal 10.000 Rupiah

Rancakmedia.com – Jika kamu seorang pemula yang ingin trading Bitcoin tetapi tidak mau mengeluarkan uang banyak, kamu dapat trading Bitcoin cuma butuh modal 10.000 rupiah, simak artikel ini ya.

Bagi pendatang baru, untuk bergabung dengan dunia Bitcoin, kamu harus memiliki banyak uang. Namun, ternyata Bitcoin, atau BTC, dapat dibeli dengan satoshi, atau sepersekian sen.

Setelah koma, nilai satu bitcoin dinyatakan sebagai pecahan desimal delapan digit, atau “satoshi.” Artinya, 1 satoshi setara dengan 0,00000001 BTC. Jika dikonversi, maka 1 satoshi kira-kira 4,534 rupiah.

Analis Wahyu Tribowo Laksono dari Central Capital Futures mengatakan ukuran transaksi serendah mungkin adalah 0,00000001 BTC, yang berarti 8 digit di belakang 400 juta rupiah.

Trading Bitcoin dengan Modal 10.000 Rupiah

CEO Indodax Oscar Darmawan, pengguna Bitcoin lama, mengatakan pendatang baru mungkin mendapatkan kaki di pintu hanya dengan 10.000 rupiah untuk mendapatkan kaki mereka basah di dunia Bitcoin.

“Pemula bisa mencoba trading hanya dengan 10.000 rupiah. Karena Bitcoin di Indodax dapat diperdagangkan dalam pecahan desimal hingga pecahan terendah 10.000 rupiah,” papar Oscar.

Pemula, di sisi lain, harus membiasakan diri tentang cryptocurrency secara umum sebelum terjun lebih dulu.

Baca Juga:  Mengenal Crypto Sandbox Yang Nilainya Meroket

“Pertama-tama adalah pengetahuan tentang aset kripto. Baik secara teknologi maupun dalam hal kegiatan komersial, antara lain. Mempertimbangkan seberapa cepat aset blockchain dan crypto berkembang, kemungkinan akan terus berubah “katanya.

Dia menyoroti bahwa Bitcoin atau cryptocurrency tidak terikat pada pembatasan bank sentral. Sebuah negara atau pemerintah tidak mengontrol nilai Bitcoin atau cryptocurrency lainnya. Namun, menurutnya, ini adalah salah satu alasan mengapa dia tertarik pada Bitcoin.

Teknologi Blockchain telah digunakan oleh Bitcoin, memungkinkan ini dan aset kripto lainnya untuk didesentralisasi. Artinya tidak terpusat. Akibatnya, pemerintah dan pihak lain tidak memiliki kendali atas harga bitcoin” tegas Oscar

Untuk memahami Sutopo, ia menambahkan bahwa sebelum memasuki dunia cryptocurrency, seseorang harus menyadari bahaya signifikan yang menunggu. Pada titik waktu tertentu, cryptocurrency dapat membawa keuntungan besar. Keuntungan mungkin, kadang-kadang, anjlok.

“Pergerakan Cryptocurrency lebih fluktuatif, bahayanya lebih besar, tetapi jika trennya positif, keuntungannya lebih besar, oleh karena itu berisiko tinggi, pengembalian tinggi,” kata Sutopo.

Dia mengingatkan hadirin bahwa investasi dalam cryptocurrency harus didekati di dunia yang sama dengan bentuk investasi lainnya, seperti dengan uang tunai yang dingin dan keras.

Baca Juga:  Shiba Inu Cetak Rekor Berikut Cara Belinya di Indodax

Kemudian, identifikasi bisnis yang berfungsi sebagai pedagang aset kripto yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Uang yang digunakan seharusnya bukan dana panas, tetapi dana dingin, dana yang bukan kebutuhan harian karena pergerakan di crypto cukup tinggi, naik turunnya cukup fluktuatif dibandingkan dengan perdagangan aset lain.

Karena perusahaan pertukaran cryptocurrency ini legal di Indonesia, pendatang baru dapat memverifikasi bahwa itu adalah salah satu dari 13 yang terdaftar oleh Bappebti yang saat ini beroperasi secara legal di negara tersebut. Itu bisa menjadi acuan bagi mereka juga,” tambah Sutopo.

Kesimpulan

Pada artikel di atas kami telah menjelaskan bahwa kamu dapat memulai trading bitcoin hanya dengan menanam modal sebesar 10.000 rupiah.

Demikian artikel tentang Trading Bitcoin cuma Butuh Modal 10.000 Rupiah, semoga artikel di atas dapat membantu dan bermanfaat untuk kamu semua. Baca artikel lainnya tentang prediksi harga CTSI Coin disini. Demikian artikel yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.

Back to top button