Bisnis Warung Kopi Dengan Modal Kecil

Rancakmedia.com – Di kota-kota besar, Bisnis warkop sangat mudah ditemukan dan ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan mulai dari pekerja sampai pelajar pasti pernah nongkrong di warung kopi. Menjamurnya warung kopi di perkotaan tidak terlepas dari kebutuhan modal usaha warung kopi atau warkop Indomie yang cukup terjangkau.

Selain prospek usaha warung kopi juga masih menjanjikan dimana warung kopi yang mempunyai lokasi strategis dapat memperoleh ratusan pelanggan perhari dan keuntungan puluhan juta dalam sebulan.

Disamping itu usaha warung kopi juga termasuk usaha yang stabil dan menghasilkan kas karena usaha warung kopi bukanlah usaha yang baru booming setahun atau dua tahun belakangan.

Namun perlu diingat bahwa usaha warkop sama seperti usaha kecil lain yang tetap memerlukan perencanaan dan perhitungan yang matang untuk mengurangi risiko kerugian dan memaksimalkan potensi keuntungan anda.

Jika anda tertarik untuk membuka usaha warung kopi berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memulai usaha warung kopi beserta rincian modal usaha warung kopi atau warkop Indomie untuk perencanaan anda.

Langkah Untuk Memulai Usaha Bisnis Warung Kopi

Langkah pertama yang perlu anda lakukan untuk memulai usaha warung kopi adalah menentukan lokasi warung kopi anda nantinya. Pemilihan lokasi sangat penting untuk sukses tidaknya warung kopi atau warkop Indomie anda.

Hal tersebut karena hampir semua orang mengunjungi warung kopi yang lokasinya dekat dengan mereka. Oleh karena itu anda harus memilih lokasi yang ramai seperti daerah pemukiman, dekat kampus atau tempat kerja.

🔥TRENDING:  Cara Investasi Emas Batangan Antam Untuk Investor Pemula

Melakukan riset pasar merupakan langkah penting untuk memulai setiap usaha yang harus dilakukan guna meminimalisir risiko yang dihadapi.

Langkah Untuk Memulai Usaha Bisnis Warung Kopi

Sebelum membuka warung kopi disuatu tempat anda tentu perlu melihat terlebih dahulu bagaimana persaingan didaerah tersebut, sudah berapa banyak warung kopi yang ada, apa saja yang ditawarkan, bagaimana kenyamanan di warung kopi tersebut dan berbagai aspek lainnya.

Semakin banyak anda mengetahui tentang persaingan dan kondisi pasar sebelum membuka warung kopi memungkinkan anda untuk menawarkan sesuatu yang berbeda dari saingan anda dan menjadi favorit dari pelanggan anda.

Anda mungkin tidak memerlukan dokumen riset pasar yang formal untuk sebuah usaha warung kopi tetapi setidaknya anda harus mengetahui dan menuliskan dalam suatu kertas mengenai berapa banyak saingan anda dan apa segmentasi pasar yang potensial di daerah anda akan membuka warung kopi atau warkop Indomie tersebut.

Setelah mengetahui lebih lanjut mengenai pasar dan saingan anda, dengan sudah banyaknya bisnis warkop yang berdiri anda harus mempunyai konsep yang jelas agar dapat menarik pelanggan ke warkop anda.

Untuk menentukan konsep anda harus menyesuaikannya dengan karakteristik segmentasi pasar/pelanggan anda. Sebagai contoh, jika segmen pasar utama anda adalah mahasiswa dan pelajar anda dapat menerapkan konsep warkop wifi, gaming dan musik untuk menarik mereka.

Setelah mengetahui lokasi, melakukan riset pasar dan menentukan konsep anda harus melakukan perencanaan modal usaha warkop Indomie anda.

Perencanaan modal dilakukan dengan membuat rincian kebutuhan modal modal usaha warung kopi anda untuk beberapa bulan kedepan yang terdiri dari modal awal dan modal operasional. Selain itu anda juga perlu membuat perkiraan pendapatan yang dapat diperoleh dari usaha warung kopi atau warkop Indomie anda.

  • Total Modal Awal: Rp 5.600.000
  • Total Modal Usaha: Rp. 13.587.500
  • Total Kebutuhan Modal: Rp. 19.187.500
🔥TRENDING:  Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG 27 Oktober 2021 Berikut Infonya

Untuk perhitungan untung rugi usaha warung kopi asumsikan warung kopi anda bisa mendapatkan rata-rata 150 pelanggan perhari dimana setiap pelanggan membeli makanan dan minimum dengan rata-rata total pembelian sebesar Rp. 11.500 (mie telur Rp. 8.000 dan kopi hitam Rp. 3.500).

Penentuan harga jual minimal makanan dan minuman didasarkan Harga Pokok Penjualan atau HPP sebesar 50% dari harga (mie harga pokok Rp. 2.250 perbungkus maka harga Rp. 2.250 = 4.500).

Biaya operasional mencakup listrik sebesar Rp. 300.000 perbulan, wifi sebesar Rp. 200.000 sebulan, gaji 2 pegawai sebesar Rp 4.000.000, dan gas sebesar Rp. 200.000.

Dengan asumsi tersebut maka perhitungan laba rugi dalam sebulan

Berdasarkan perhitungan diatas sejatinya bisnis warung kopi atau warkop Indomie mempunyai potensi keuntungan yang cukup menggiurkan.

Keuntungan yang cukup besar tersebut juga dapat diraih dengan total modal usaha warung kopi yang terbilang tidak besar.

Namun, disisi lain terdapat beberapa hambatan usaha warung kopi / warkop yang perlu anda perhatikan untuk memastikan kesuksesan usaha warung kopi anda.

1 2Next page
Back to top button