BISNIS

Perbedaan Saham dan Crypto, Ini Penjelasannya

rancakmedia.com – Jadi, apakah Anda sebelumnya tahu tentang saham dan crypto? Buat kamu yang masih fresh, pasti masih terdengar asing dengan kata crypto. Di masa lalu, apa yang terdengar berkali-kali di antara penonton hanya terkait dengan perdagangan saham dan FX.

Saat ini, akhir-akhir ini ada investasi trading yang sangat bagus dan sangat disarankan bagi Anda yang menginginkan investasi Crypto. Jadi, apa perbedaan antara saham dan Crypto? Bukankah keduanya alat investasi?

Apa itu Saham? Apa itu Crypto?

Saham merupakan alat investasi berupa lambang kepemilikan suatu usaha. Nah, dalam hal ini pasar modal khususnya Bursa Indonesia dapat melakukan jual beli saham (BEI). Anda dapat membuat Rekening Dana Nasabah (RDN) salah satu perusahaan sekuritas pilihan Anda bagi Anda yang ingin berinvestasi/berdagang saham.

Anda dapat melakukan perdagangan saham sesuai dengan jam perdagangan di situs broker Anda. Jadi apa itu Crypto?

🔥TRENDING:  Listrik Subsidi Menghemat Ditarget Bisa Rp 22 Triliun

Apa itu Saham_ Apa itu Crypto_

Anda harus memahaminya terlebih dahulu sebelum terjun untuk mencoba investasi Crypto ini, terutama bagi Anda yang masih baru mengenal kripto. Crypto adalah investasi yang dilakukan dalam bentuk uang digital yang dipertukarkan melalui jaringan internet, atau sering dikenal dengan cryptocurrency.

Aset kripto dapat mencakup bitcoin, ethereum, dan litecoin. Crypto ini diawasi oleh Badan Perdagangan Berjangka Indonesia (Bappebti).

Perbedaan Antara Saham dan Crypto

Meskipun keduanya digunakan untuk investasi, ada perbedaan mendasar antara saham dan Crypto, termasuk:

Lihat Dari Sisi Instrumen

Seperti yang dinyatakan sebelumnya, instrumen yang digunakan adalah perbedaan mendasar antara saham dan Crypto. Dalam hal ini, saham bisnis adalah instrumen yang digunakan di pasar saham sedangkan mata uang digital seperti bitcoin adalah instrumen yang dipertukarkan di pasar Crypto.

🔥TRENDING:  Kelemahan Trading Crypto yang Perlu Diketahui Trader Pemula

Dilihat Dari Jam Perdagangan

Anda pasti sudah mengetahui jam perdagangan saham di bursa saham bagi para investor saham. Di bursa ini eksklusif selama jam perdagangan saham yaitu dari pukul 09:00 WIB – 16:00 WIB pada hari Senin sampai dengan Jumat.

Sedangkan jam trading Crypto tidak dibatasi 24 jam x 7 hari. Jadi tidak masalah apakah itu hari libur atau hari merah hari ini di pasar crypto. Anda dapat berdagang di mana saja dan kapan saja Anda berinvestasi dalam Crypto.

Mengenai Volatilitas dan Tingkat Risiko

Pada kenyataannya, investasi saham, khususnya saham gorengan, sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Nah, sebesar risiko pasar saham ini, pasar saham mungkin lebih stabil dan lebih rendah dibandingkan dengan pasar Crypto. Kenapa sih? Karena keuntungan dalam crypto sangat signifikan. Nah, crypto ini sangat berisiko dengan hasil yang sangat besar ini.

🔥TRENDING:  Kapitalisasi Aset Crypto Tembus Rp 28.000 Triliun

Kesimpulan

Crypto adalah investasi yang dilakukan dalam bentuk uang digital yang dipertukarkan melalui jaringan internet, atau sering dikenal dengan cryptocurrency. Aset Crypto dapat mencakup bitcoin, ethereum, dan litecoin. Di Indonesia, pasar saham, khususnya Bursa Indonesia, dapat melakukan jual beli saham (BEI).

Perdagangan Crypto dilakukan secara eksklusif selama jam perdagangan saham, yaitu dari pukul 09:00 WIB – 16:00 GMT pada hari Senin hingga Jumat. Crypto ini diawasi oleh Badan Perdagangan Berjangka Indonesia (Bappebti) Dalam hal ini, saham bisnis adalah instrumen yang digunakan di pasar saham sedangkan mata uang digital seperti bitcoin dipertukarkan di pasar Crypto.

Back to top button