Advertisement

Ide Bisnis Parcel dan Takjil Pada Bulan Ramadhan

Rancakmedia.com – Bisnis parcel dan takjil, bisnis musiman berkembang cepat pada bulan Ramadhan dan saat sebelum Idul Fitri. Dari berjualan parcel hingga takjil spontan, ini jadi tempat untuk mata pencarian tambahan.

Ahli marketing Yuswohady menjelaskan toko kelontong kelihatan paling menjanjikan mendekati Idul Fitri. Karna itu saya membuka bisnis ramadhan membuat parcel dan menjual Takjil. Argumennya karena warga dilarang pulang kampung dan ekonomi mulai sembuh dari wabah corona hingga warga tidak ragu untuk belanja.

“Diperbandingkan akhir kali bakal ada masalah karena kita tidak dapat pulang. Maknanya, oleh-olehan yang bakal dikirimkan ke kampung. Saya prediksi pecintanya akan semakin banyak,” kata Yuswohady, Senin (19 April 2021) ke www.rancakmedia.com

Bisnis ramadhan membuat parcel dan menjual Takjil. Menurut dia, menjalankan bisnis mendekati Idul Fitri tidak memerlukan modal yang banyak karena penjual dapat memakai mekanisme pre-order (PO) yang baru mereka bikin sesudah order dilaksanakan. Anda dapat menawarkannya ke beberapa orang paling dekat anda dan menjualnya di sosial media.

“Jika online atau gunakan sosial media, yang perlu dilaksanakan ialah mengiklankan atau lewat persahabatan. Jadi modalnya dapat berbagai macam, tidak besar. Anda tak perlu keluarkan uang banyak di luar kotak, jadi bergantung pada menuntut, “ucapnya.

Ramadhan Membuat Bisnis Parcel dan Takjil

Bisnis parcel dan takjil sangat baik untuk yang mempunyai modal ngepas dan masih ingin menjalankan bisnis, ada baiknya kalau jadi reseller atau dropshipper. Dengan demikian, Anda tak perlu keluarkan biaya apa saja dan cuman berperan untuk promo.

Bisnis Parcel dan Takjil

Maknanya barang tinggal dengan produsen atau penjual khusus kami cuman menolong promo dan pemasaran. Bila ada yang tertarik, barang akan dikirimkan langsung dari penjual utama, kata Yuswohady. Kecuali masalah, bisnis takjil yang menjanjikan.

Muslihatun, penjual takjil spontan di Pasar Bendungan Hulu (Benhil), Jakarta Pusat, akui dapat memperoleh pendapatan hingga Rp 1 juta setiap hari dengan menjual kolak dengan harga Rp 10.000per cup.
“Dapat sekitar dari Rp 1 juta satu hari jika semua barang habis. Saya membawa kolak ini 130-140 gelas per hari, umumnya habis,” katanya saat dijumpai www.rancakmedia.com di tempat dagangannya.

Bisnis ramadhan membuat parcel dan menjual Takjil. Muslihatun akui cuman jualan takjil pada bulan Ramadhan tiap tahunnya. Dia sekarang jualan ketoprak tiap hari dan jadi istri pengurus RT di daerah Benhil. “Saya jual tiap hari ketoprak, suami saya RT,” katanya.

Pedagang yang lain, Endang, akui mendapatkan pendapatan sebesar Rp 600 ribu satu hari dari usaha jualan gorengan. Dia cuman buka gerai di teritori Benhil saat Ramadan, sambil jualan es cream paket tiap hari.

“Karena virus corona terbanyak Rp 500.000 per hari, sebesar Rp 600.000 setiap hari. Itu tergantung perdagangan usai di hari itu atau mungkin tidak,” paparnya.

Memang pendapatannya turun dari 2 tahun kemarin yang dapat capai juta-an rupiah. Kecuali wabah corona, yang jualan gorengan tidak cuma

Kesimpulan

Nah itulah pembahasan pada artikel kali ini, semoga pembahasan yang kami sampaikan di atas dapat bermanfaat, jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena ada informasi terbaru lainnya yang sudah kami sediakan, disini kami rekomendasikan kamu untuk membaca artikel tentang ide bisnis untuk modal kecil, terimakasih.

Cek Berita dan Artikel Rancakmedia.com Lainnya di Google News

Tombol kembali ke atas