Insentif Mitra Shopee Sangat Kompetitif

Insentif Mitra Shopee Sangat Kompetitif. PT Shopee International Indonesia (Shopee) sudah buka suara mengenai permasalahan pemberian gaji rendah ke pengantar Shopee Express.

Insentif mitra shopee dan persoalan ini ada karena ada kabar berita ketertinggalan pengangkutan barang yang berujung pada sangkaan ada demo pengantar yang diberitakan kurangi ongkos pengangkutan per paket.

Handhika Jahja, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, menjelaskan nilai insentif yang diberikan kepada pengantar Shopee Express cukup kompetitif dibanding dengan rata-rata industri layanan logistik.

Bila mitra pengemudi bisa membawa paket sebanyak 80 paket setiap hari, mereka bisa terima insentif rata-rata sejumlah Rp 2.213 per paket. Menurutnya, rata-rata gaji per paket di pasar sekarang ini sekitar di antara Rp 1.700 sampai Rp 2.000 per paket untuk layanan logistik yang lain.

🔥TRENDING:  Daftar KSP Online Yang Terdaftar Di OJK

“Kami bisa memberitahukan ke Anda jika insentif untuk mitra pengemudi SPX di industri layanan logistik benar-benar kompetitif. Misalkan bila mitra pengemudi SPX di daerah Jabodetabek bawa 80 paket setiap hari, maka mereka bisa mendapatkan insentif rata-rata Rp 2.213 tiap paket”. Jelas Handika kepada www.rancakmedia.com

Pada Senin (13 April 2021), Dia juga memastikan jika Mekanisme insentif Shopee selalu patuhi peraturan yang berjalan di daerah terkait. Disamping itu, nilai insentif juga akan mengikuti tingkat harga di pasar untuk bisa mencapai titik temu terbaik di antara permintaan pemakai dan tersedianya pengantar.

Salah satunya pengantar ShopeeExpress yang dikontak www.rancakmedia.com akui biaya nominal per paket turun 4x dalam satu tahun.

Sebelumnya biaya per paket diputuskan Rp 5.000, selanjutnya di turunkan jadi Rp 3.500 per paket dan seterusnya di turunkan jadi Rp 2.200 dengan pengubahan mekanisme insentif jaminan penghasilan, sampai sekarang jadi Rp 1.800 per paket untuk daerah Jakarta.

🔥TRENDING:  Garuda Sewakan Simulator Pesawat Mulai Rp 1,6 juta

Disamping itu, terjadi pengubahan pembayaran gaji per paket dengan mekanisme jaminan penghasilan yang sebelumnya berlaku 30 paket setiap hari dengan jaminan penghasilan Rp. 115.000.

Selanjutnya bulan Januari lalu untuk paket 31 dan sebagainya dikenai ongkos Rp 2.200 per paket. Sekarang jumlah paket yang perlu dikirimkan untuk mendapatkan jaminan pendapatan Rp 115.000 semakin bertambah jadi 40 paket setiap hari, dengan nilai biaya paket ke-41 naik jadi Rp 1.800 per paket.

Dengan biaya itu, katanya, penghasilan pengantar rata-rata mendapatkan Rp 130.000 sampai 150.000 setiap hari dengan pengangkutan 50 sampai 60 paket.

Back to top button