Advertisement

Unsur Harga Pokok Produksi Lengkap Dengan Cara Hitungnya

Rancakmedia.com – Pada artikel ini kami sudah menyediakan informasi mengenai unsur dari harga pokok produksi yang wajib kamu ketahui, simak terus dalam artikel ini dan selamat membaca!

Biaya produksi memiliki dampak besar pada biaya perusahaan manufaktur. Biaya produksi diakui untuk tujuan pengadaan barang atau produksi barang jadi, karena biaya produksi dikeluarkan dalam upaya untuk memperoleh aset, pengeluaran tersebut adalah biaya atau laba.

Biaya produksi suatu perusahaan manufaktur bisa dihitung jika biaya produksi diketahui. Untuk mendapatkan biaya produksi tertentu, kita perlu menangkap dan memilih biaya mana yang termasuk di dalamnya. Kemudian semua biaya dicatat, kita bisa menghitung berapa biaya produksi yang sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Perhitungan biaya produksi bermaksud untuk mengetahui besarnya biaya produksi yang dikeluarkan dalam pembuatan suatu benda.

Apa Itu Harga Pokok Produksi

Biaya produksi adalah pernyataan biaya produksi yang harus dikeluarkan perusahaan selama periode waktu tertentu. Ini mengacu pada biaya perolehan bahan baku, peralatan produksi, bahan pendukung produksi, dan sebagainya.

Apa Itu Harga Pokok Produksi

Jika biaya ini ditanggung, perusahaan akan lebih mudah menentukan harga produk. Setidaknya harga produk yang akan dijual telah diperhitungkan secara matang antara untung dan rugi yang akan ditimbulkan dari penjualan yang dilakukan.

  1. Menurut Susilowati (2009), biaya produksi adalah semua pembiayaan yang dibebankan pada produk dan jasa dan dapat diukur dengan uang yang akan diserahkan.
  2. Menurut Supriyono (2013), biaya produksi adalah sejumlah uang yang dibayarkan untuk memperoleh produk atau jasa yang dibutuhkan perusahaan sebagai alat untuk memperoleh keuntungan.

Membaca dari definisi di atas, bisa disimpulkan bahwa pengertian harga pokok penerapan adalah akumulasi biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk menghasilkan produk/jasa yang akan dijual.

Komponen Harga Pokok Produksi

Secara umum bagian biaya produksi meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik

Biaya Bahan Baku

Komoditas adalah bahan yang sebagian besar berupa produk setengah jadi (finished product) atau menjadi bagian nyata dari suatu produk yang dapat ditelusuri kembali ke produk tersebut.

Perencanaan dan Pengendalian Bahan Baku

Perancangan bahan utama dipengaruhi oleh sifat kegiatan produksi perusahaan, apakah kegiatan produksi tergantung pada penerimaan pesanan dari pelanggan (pembeli) atau pada kegiatan produksi massal atau proses.

Pada umumnya perencanaan material lebih mudah dilakukan pada perusahaan yang kegiatan produksinya berupa proses atau produksi massal dibandingkan pada perusahaan yang memproduksi sesuai pesanan.

Lebih jelasnya, bagaimanapun, adalah bahwa di semua perusahaan tujuan perencanaan dan pengendalian memiliki dua tujuan utama, yaitu untuk menekankan (meminimalkan) biaya dan untuk memaksimalkan keuntungan dalam waktu tertentu dan dengan cara tertentu.

Pembelian Bahan Baku

Bahan yang dibeli diterima oleh bagian penerimaan barang dan diperiksa kesesuaiannya dengan barang yang dipesan, bagian penerimaan barang membuat tanda terima bahan dan didistribusikan ke gudang bahan, pembelian, pembukuan, arsip. Bahan ditransfer ke toko bahan.

Bagian gudang menerima bahan yang dibeli berdasarkan dokumen laporan penerimaan bahan dan memasukkannya ke dalam kartu gudang dan kartu barang tergantung pada jenis bahan yang dibeli. Faktur pembelian pemasok masuk ke Purchasing dan, setelah disetujui, diteruskan ke Accounting.

Biaya Tenaga Kerja

Biaya daya kerja muncul dan dibutuhkan dalam suatu proses produksi untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi. Biaya ini berhubungan dengan penggunaan sumber daya manusia atau tenaga kerja dalam pembuatan suatu produk.

Manajemen sangat membutuhkan informasi biaya kekuatan kerja yang tepat waktu dan akurat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan.

Perencanaan sumber daya manusia merupakan bagian integral dari proses penganggaran. Anggaran biaya kekuatan kerja dapat dibuat berdasarkan rencana produksi dan data target waktu dan target biaya yang ditetapkan.

Biaya tenaga kerja adalah harga atau jumlah tertentu dalam rupiah yang dibayarkan kepada pekerja atau pegawai yang bekerja di bagian produksi.

2 Materi yang Ada di Biaya Tenaga Kerja

  1. Biaya tenaga kerja langsung adalah biaya tenaga kerja yang dapat dikaitkan dengan operasi atau proses tertentu yang diperlukan untuk menyelesaikan produk perusahaan.
  2. Biaya tenaga kerja tidak langsung adalah semua biaya tenaga kerja yang secara tidak langsung terlibat dalam proses produksi, yaitu tidak dapat diidentifikasi secara spesifik untuk suatu operasi atau proses produksi tertentu.

2 Materi yang Ada di Biaya Tenaga Kerja

Biaya Overhead

Bahan langsung dan tenaga kerja langsung adalah biaya utama suatu produk. Overhead pabrik mencakup semua biaya lain yang terlibat dalam pembuatan suatu produk.

Semua biaya produksi kecuali biaya bahan langsung dan biaya tenaga kerja langsung, yang terdiri dari tiga kelompok biaya, yaitu biaya bahan tidak langsung, biaya tenaga kerja tidak langsung dan biaya produksi tidak langsung lainnya seperti air, listrik, telepon, asuransi, pajak, pemeliharaan, penyusutan dan selanjutnya .

Overhead pabrik adalah semua biaya untuk menghasilkan suatu produk tidak termasuk bahan langsung dan tenaga kerja langsung, yaitu bahan tidak langsung, tenaga kerja tidak langsung dan semua biaya tidak langsung lainnya.

Biasanya, overhead pabrik dapat dibagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu sebagai berikut:

  1. Sumber daya bantu dan operasi adalah bahan yang digunakan dalam produksi yang karena alasan ekonomis dan praktis, tidak dapat dibebankan langsung ke unit biaya tertentu. Dengan kata lain, peralatan pabrik adalah item biaya yang menjaga pabrik dalam kondisi operasi yang baik, seperti: B. Minyak pelumas dan peralatan kebersihan dan keamanan.
  2. Tenaga kerja tidak langsung adalah semua biaya tenaga kerja pabrik yang secara tidak langsung terlibat dalam proses produksi suatu produk dan dikelompokkan sebagai biaya tenaga kerja langsung, seperti:
  3. Biaya tidak langsung lainnya, biaya ini meliputi berbagai jenis biaya overhead pabrik, yang tidak dapat diklasifikasikan sebagai biaya bahan tidak langsung atau biaya tenaga kerja tidak langsung.

Misalnya, perhitungan biaya produksi harus mencakup perhitungan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead dalam menentukan harga jual suatu barang atau jasa sehingga perkiraan biaya sesuai dengan perhitungan yang sebenarnya.

Cara Menghitung Harga Pokok Produksi

Biaya produk dilandaskan pada jumlah pekerjaan dalam proses yang diselesaikan. Pekerjaan dalam proses ini mencakup biaya bahan langsung yang digunakan dalam produksi ditambah tenaga kerja langsung dan overhead.

Untuk menghitung barang dalam proses, kamu memasukkan jumlah unit, atau biaya, dalam rumus keluaran yang sama dengan yang kamu gunakan untuk menghitung bahan langsung yang digunakan dalam produksi.

Persamaan standar untuk menghitung biaya produk adalah sebagai berikut:

  1. Barang jadi dalam proses pada tanggal mulai kamu
  2. Ditambah biaya langsung kamu (bahan + tenaga kerja),
  3. Ditambah biaya produksi kamu,
  4. Kurangi item kamu saat ini hingga tanggal akhir perhitungan.

FAQ

Berikut ini beberapa pertanyaan serta jawaban mengenai unsur harga pokok pelaksanaan sebagai berikut:

Bagaimana Rumus HPP?

HPP adalah singkatan dari biaya produksi. Sederhananya, HPP adalah biaya langsung yang dikeluarkan oleh barang yang diproduksi dan dijual.

Apa Saja Metode Penentuan Harga Pokok Produksi?

Metode penentuan biaya produksi. Dalam menghitung unsur biaya dalam biaya produksi ada dua pendekatan yaitu full costing dan variable costing.

Apa Saja Metode Penentuan Harga Pokok Produksi

Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Harga Pokok Produksi HPP?

HPP adalah singkatan dari biaya produksi. Sederhananya, HPP adalah biaya langsung yang dikeluarkan oleh barang yang diproduksi dan dijual.

Kesimpulan

Biaya produksi memiliki dampak yang besar terhadap biaya sebuah perusahaan manufaktur. Biaya produksi diakui untuk tujuan pengadaan barang. Bahan diberikan ke toko kelontong. Biaya ini berhubungan dengan penggunaan personel atau tenaga kerja dalam pembuatan suatu produk. Demikian artikel ini semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Back to top button