Berikut 5 Penyebab Chipset Laptop Rusak yang Sering Terjadi

Rancakmedia.com – Laptop saat ini dianggap sebagai salah satu peralatan penting, terutama bagi mahasiswa, mahasiswa dan profesional kantor. Ini dapat diamati dengan jumlah laptop yang menawarkan berbagai jenis dan harga. Namun, beberapa individu sering mengabaikan perawatan laptop, menyebabkan kerusakan pada komponen tertentu.

Chipset merupakan salah satu komponen yang sering mengalami kerusakan. Chipset secara luas diakui sebagai salah satu komponen utama laptop dan komputer. Jika komponennya rusak, laptop tidak dapat dihidupkan. Chipset laptop yang rusak memiliki beberapa alasan sebagai berikut.

Penyebab Chipset Laptop Rusak

1. Beberapa Komponen Mengalami Overheat

Salah satu alasan utama adalah komponen laptop sering terlalu panas. Overheat dapat diterjemahkan sebagai panas yang ekstrim dalam bahasa Indonesia. Beberapa komponen laptop bekerja ekstra keras untuk memaksimalkan kinerja program untuk menghasilkan panas berlebih.

Biasanya, beberapa kasus overheating sering bermain game atau sering menggunakan aplikasi berat yang tidak memenuhi persyaratan laptop itu sendiri. Dalam game, hal yang paling sering terjadi pada komputer atau laptop adalah overheat karena komponen seperti VGA, RAM, Harddisk, Processor, dan lain-lain membutuhkan tenaga ekstra untuk memaksimalkan permainan yang dimainkan. Semakin berat chipsetnya, semakin bagus visual gamenya. Ini berarti bahwa chipset menghasilkan panas.

Hal ini berlaku untuk aplikasi berat lainnya, seperti pembuatan video dan grafis, game, semakin besar resolusi video dan gambar yang dihasilkan, semakin tinggi fungsi chipset yang menyebabkan panas. Chipset tidak akan mudah menghasilkan panas ekstra jika Anda jarang menggunakannya. Namun, jika Anda menggunakannya setiap hari atau bahkan hampir sepanjang hari, kerusakan chipset akan semakin parah dalam waktu dekat.

2. Kipas Laptop Tidak Berfungsi

Ada kipas di dalam motherboard yang mengelilingi prosesor dan kipas angin di laptop. Fungsi dari kipas ini adalah untuk mendinginkan prosesor dan juga untuk mengeluarkan udara dari laptop. Itu dibangun sedemikian rupa sehingga udara panas tidak terkumpul di laptop dan dapat dengan cepat dievakuasi.

🔥TRENDING:  Investor Menuntut Developer Game Cyberpunk 2077 Karena Launching Tidak Berjalan Dengan Lancar

Jika kipas ini tidak berfungsi dengan baik sama saja dengan poin sebelumnya yaitu laptop akan kepanasan. Akibatnya, komponennya cepat atau lambat akan rusak. Jika sudah memahami ciri-ciri kipas laptop yang rusak, sebaiknya segera ganti kipas laptop lama dengan yang baru agar chipset laptop tetap awet.

3. Umur Komponen Sudah Menua

Produk elektronik seringkali memiliki masa pakainya sendiri. Komponen komputer biasanya dapat bertahan selama beberapa dekade jika digunakan dengan benar atau teratur. Setiap komponen terus berkurang dari waktu ke waktu sampai mati. Oleh karena itu, jika chipset laptop tiba-tiba rusak setelah digunakan lebih dari 10 tahun tanpa perawatan, kemungkinan besar chipset tersebut mati karena usia. Anda juga harus memeriksa chipset motherboard yang berbeda yang menua dan cenderung rusak,

4. Laptop Jarang Dibersihkan

Di mana laptop disimpan, komponennya mungkin terpengaruh. Kami biasanya meletakkan laptop di atas meja atau bahkan menyimpannya di tanah. Anda harus memahami bahwa laptop juga membutuhkan perawatan seperti pembersihan keyboard atau layar debu. Debu kemudian dapat menyusup ke chipset laptop jika debu tidak dihilangkan. Mungkin Anda percaya bahwa dbu kecil dapat membahayakan chipset laptop.

Jangan salah, justru karena partikel debu akan sangat menempel pada chipset seiring waktu. Akibatnya, banyak komponen seperti kipas terkena debu. Kalaupun sudah menebal, debu yang menempel sulit menggerakkan kipas laptop. Hal ini membuat sirkulasi udara tidak berfungsi dengan baik. Komponen akhirnya akan terlalu panas dan menjadi rusak. Oleh karena itu, Anda sering-seringlah membersihkan laptop minimal seminggu sekali. Gunakan perangkat pembersih laptop yang tersedia di banyak toko komputer di sekitar Anda. Meja tempat menyimpan laptop juga harus rutin dibersihkan tidak hanya pada laptop saja.

5. Laptop Terjatuh

Semua barang listrik yang terjatuh akan cepat mengalami kerusakan pada komponennya. Juga dengan laptop. Jika sebelumnya laptop terjatuh, sebaiknya segera periksa komponennya. Anda dapat memeriksanya dengan menyalakannya dan melihat apakah ada bagian dengan atau tanpa goresan. Anda harus membawanya ke fasilitas layanan untuk memastikan jika dipertanyakan.

🔥TRENDING:  Cek 5 Tips Penting Yang Kamu Perlu Ketahui Saat Menggunakan Aplikasi Signal

Selain kerusakan chipset karena terjatuh, chipset juga bisa rusak meski dengan laptop di dalam tas. Itu semua tentang barang-barang yang Anda bawa di tas Anda. Usahakan agar penyimpanan laptop Anda di dalam tas tidak digabungkan dengan barang lain agar tidak ada goresan atau gesekan yang dapat merusak laptop Anda. Selain itu, pada bagian bawah laptop harus ditambahkan bantalan atau soft item agar laptop terlindungi saat tas dibawa.

Inilah penyebab chipset laptop sering rusak. Anda juga dapat melihat motherboard yang rusak sehingga Anda dapat dengan mudah menemukannya. Mungkin bisa memberikan keuntungan.

Kesimpulan

Laptop dianggap sebagai salah satu peralatan penting, terutama bagi pelajar dan mahasiswa. Beberapa individu sering mengabaikan perawatan laptop, menyebabkan kerusakan pada komponen tertentu. Komponen laptop bekerja ekstra keras untuk memaksimalkan kinerja program untuk menghasilkan panas berlebih.

Overheat dapat diterjemahkan sebagai panas yang ekstrim dalam bahasa Indonesia. Laptop yang telah digunakan selama 10 tahun tanpa perawatan kemungkinan besar mati karena usia.

Laptop juga membutuhkan perawatan seperti pembersihan keyboard atau pembersihan layar debu. Chipset laptop terkena debu yang menempel di atasnya dan membuat kipas sulit digerakkan. Semua barang listrik yang terjatuh akan cepat mengalami kerusakan pada komponennya, terutama laptop.

Laptop harus dibersihkan setidaknya seminggu sekali dan meja tempat mereka disimpan juga harus dibersihkan secara teratur. Pada bagian bawah laptop harus ditambahkan bantalan atau barang empuk agar terlindungi saat tas dibawa.

Back to top button