Advertisement

Penjelasan Mengenai Jaringan Peer to Peer dan Kelebihannya

rancakmedia.com – Blockchain dibangun di atas jaringan Peer to Peer, yang memungkinkan uang mengalir dengan cepat untuk memverifikasi dan melihat buku dan riwayat transaksi.

Belakangan ini banyak berita tentang BI yang masih mempelajari teknologi blockchain secara lebih mendalam. Teknologi cryptocurrency diyakini dapat membuat sistem pembayaran menjadi lebih efisien. Hal ini karena teknologi blockchain merupakan bentuk pembaharuan yang berbasis jaringan peer-to-peer.

Teknologi Blockchain dengan demikian sangat aman, efisien dan terdesentralisasi karena memiliki keamanan yang sangat baik terhadap algoritma kriptografi.

Pemahaman Jaringan Peer to Peer

Bagi Anda yang bergelut di bidang marketing dan IT, tentu tahu istilah peer to peer. Namun bagi masyarakat luas, masih banyak yang mempertanyakan apa itu jaringan peer to peer. Jaringan P2P adalah metode jaringan komputer (dapat terdiri dari lebih dari satu komputer) di lingkungan tertentu untuk berbagi.

Pemahaman Jaringan Peer to Peer

Anda tidak lagi memerlukan dua PC atau hub atau sakelar tambahan untuk membangun jaringan P2P. Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan switch atau hub langsung berupa 1 kabel UTP pada setiap kartu jaringan komputer. Berbagi sumber daya dan layanan adalah elemen paling penting dalam jaringan peer to peer.

Sayangnya, jaringan skala besar ini tidak disarankan. Ini karena manajemen jaringan tidak terkendali. Semakin banyak item yang dipertukarkan, semakin besar kinerja komputer yang dimilikinya.

Kelebihan Jaringan Peer to Peer

Ada banyak keleihan untuk jaringan P2P. Beberapa keuntungan dari jaringan P2P di bawah ini mungkin bisa membantu.

  • Instalasi sangat sederhana.
  • Cukup murah untuk diterapkan.
  • Sangat efisien. Sangat efisien.
  • Sangat fleksibel. Fleksibel.
  • Setiap komputer berfungsi sebagai klien dan server.
  • Administrator khusus tidak lagi diperlukan untuk melakukan pemeliharaan jaringan.
  • Itu tidak lagi memerlukan OS atau perangkat lunak server tertentu.

Sejarah Jaringan Peer to Peer

Tahukah Anda bahwa sejak tahun 1980-an ide jaringan P2P sudah ada. Namun, jaringan ini baru populer ketika Microsoft meluncurkan OS untuk kelompok kerja secara resmi. Fitur utama jaringan P2P adalah tidak adanya server pusat untuk mengelola pelanggan. Namun, sistem keamanan jaringan ini masih sangat buruk dibandingkan dengan teknik server lain yang lebih kompleks.

Program terdistribusi yang dikenal sebagai Usenet memulai debutnya tahun itu. Perangkat lunak ini dikembangkan untuk orang-orang dengan newsgroup oleh Tom Truscott dan rekannya Jim Ellis. Mereka kemudian tidak menyadari layanan Internet untuk bertukar akses dengan cepat. Mereka umumnya bertukar file menggunakan sistem file batch.

File batch adalah file yang berisi data yang sedang diproses atau dikirim dari awal hingga akhir. Pada periode itu, hanya satu informasi data yang dapat dikirim melalui jaringan P2P larut malam. Ini adalah momen besar bagi negara besar karena jalur SLJJ tenang. Ini tidak menyebarkan fungsi aplikasi ini.

Program P2P untuk generasi pertama, FidoNet, telah sukses dan mencapai popularitas tertinggi. Program Tom Jennings ini dikembangkan pada tahun 1984 untuk bertukar pesan di antara berbagai Sistem Papan Buletin atau pengguna BBS. FidoNet inilah yang melahirkan aplikasi P2P yang sebanding, hingga saat ini.

Berbagai aplikasi berdasarkan ide peer-to-peer mulai muncul sepanjang waktu, terutama pada 1990-an. Kazaa, eDonkey, BitTorrent dan sebagainya, misalnya. Bahkan sistem peer-to-peer digunakan tidak hanya oleh pengguna rumahan, tetapi juga oleh banyak bisnis besar.

Istilah jaringan P2PL masih terkait dengan sistem keuangan hingga saat ini. Banyak startup menggunakan sistem jaringan P2P untuk menyediakan layanan pinjaman uang. Sistem ini seharusnya memudahkan individu untuk meminjam uang tanpa merasa berat.

Karakteristik Jaringan P2P

Jaringan P2P memiliki karakteristik khusus yang biasa digunakan ketika Microsoft meluncurkan Windows untuk pengelompokan sistem operasi. Ciri-ciri jaringan ini antara lain sebagai berikut.

  • Tidak memiliki komputer server khusus.
  • Setiap komputer jaringan adalah server dan mitra.
  • Tidak ada kontrol pengaturan keamanan jaringan.
  • Tidak memerlukan spesifikasi komputer yang memiliki spesifikasi jaringan yang sebanding.

Anda tidak memerlukan hub lagi saat menggunakan sistem jaringan peer to peer. Alasannya adalah komputer itu langsung terhubung ke koneksi UTP. Komputer yang terhubung tidak memerlukan spesifikasi yang sebanding lagi. Cukup tambahkan kartu jaringan ke komputer untuk menyambungkannya.

Harap dicatat bahwa Qwords tidak hanya menawarkan pengetahuan tentang sektor TI, tetapi juga memiliki solusi hosting web yang hemat biaya untuk situs web Anda. Anda hanya boleh memiliki website sendiri dengan Rp. 14.500/bulan. Dapatkan perusahaan Anda online sekarang, tunggu apa lagi.

Kesimpulan

Teknologi Blockchain diyakini mampu membuat sistem pembayaran menjadi lebih efisien. Hal ini karena merupakan bentuk pembaharuan yang berbasis jaringan peer-to-peer. Jaringan Peer to Peer adalah metode jaringan komputer (dapat terdiri dari lebih dari satu komputer) di lingkungan tertentu untuk berbagi.

Banyak startup menggunakan sistem jaringan Peer to Peer untuk menyediakan layanan pinjaman uang. Qwords tidak hanya menawarkan pengetahuan tentang sektor TI, tetapi juga memiliki solusi web hosting hemat biaya.

Anda hanya dapat memiliki website sendiri dengan Rp 14.500/bulan. Dapatkan perusahaan Anda online sekarang, tunggu apa lagi?

Tombol kembali ke atas