Ketersediaan Mi 11 Ultra Amazon Dikonfirmasi Menjelang Peluncuran 23 April di India

www.rancakmedia.com – Mi 11 Ultra akan memasuki pasar di India pada 23 April. Ini memulai debutnya di China bulan lalu dan poin pembicaraan terbesar adalah tampilan sekunder di bagian belakang yang selalu menyala. Ponsel ini ditenagai oleh Snapdragon 888 SoC dan memiliki baterai berkabel 5.000 mAh dan mendukung pengisian cepat nirkabel.

Ponsel ini memiliki tiga kamera di bagian belakang dengan zoom digital 120x dan layar dengan kecepatan refresh 120 Hz. Amazon sekarang telah mengkonfirmasi bahwa Mi 11 Ultra akan tersedia untuk pembeli India di situs web e-commerce setelah peluncuran.

Harga di India dan ketersediaan

Amazon India menerbitkan halamannya sendiri di negara itu menjelang peluncuran Mi 11 Ultra. Situs web e-niaga sekarang menerima pendaftaran yang diminati menggunakan tombol “Beri Tahu”. Ini menegaskan bahwa ponsel akan mulai dijual di situs web e-commerce setelah peluncuran resminya di pasar India pada 23 April.

🔥TRENDING:  Berikut Waktu Selesai Pendaftaran Free Fire Max

Menurut bocoran baru-baru ini, harga smartphone terbaru ini bisa lebih dari Rs. 70.000 di India atau seharga Rp. 13.699.428,68 di indonesia. Jika demikian, itu adalah harga termahal yang dikenakan Xiaomi pada smartphone sejak tiba pada Juli 2014.

Spesifikasi

Smartphone terbaru ini yang dihadirkan di China hadir dengan spesifikasi andalan. Ponsel ini memiliki layar primer primer 2K WQHD + E4 AMOLED Quad Curved 6,81 inci dan layar sekunder AMOLED 1,1 inci di bagian belakang yang memudahkan untuk mengambil foto selfie dengan kamera belakang. Ini didukung oleh Snapdragon 888 SoC dan memiliki tiga kamera belakang dengan sensor utama Samsung GN2 50 megapiksel.

Ponsel ini memiliki kamera dengan posisi terbaik di DxOMark dengan total 143 poin dan mengalahkan Huawei Mate 40 Pro + dengan 139 poin. Ada fitur seperti dukungan 5G, pengisian cepat berkabel dan nirkabel 67W, dan versi bersertifikat IP68 dari Mi 11 Ultra.

🔥TRENDING:  Google Mengungkap Ada Celah Berbahaya di Chrome, Mengancam 2 Miliar Pengguna

Table Content

Back to top button