Manajer investasi bersiap menghadapi window dressing 2025 dengan strategi diversifikasi saham, fokus pada fundamental perusahaan, dan memantau dinamika global.
Peluang Santa Claus Rally di IHSG terbuka, namun risiko global seperti kebijakan The Fed dan profit taking bisa menahan laju penguatan pasar saham akhir 2025.
Investor Wall Street bersiap hadapi laporan keuangan pekan ini. Fokus pada kebijakan The Fed, valuasi saham, dan dampak AI. Penutupan pemerintah AS menambah ketidakpastian.
Trump akan memilih pengganti Ketua The Fed Jerome Powell dari lima kandidat utama pada Desember 2025, dengan fokus pada kebijakan suku bunga dan kemampuan manajerial.
IHSG dibuka naik ke 8.187 pada 9/9/2025, saham ADMR, BUMI, dan CBDK melonjak. Sentimen positif dari Wall Street dan komoditas mendukung penguatan IHSG.
IHSG mencetak rekor baru meski ada shutdown AS. Dampak positif terlihat dari apresiasi rupiah dan aliran modal asing. Namun, ketidakpastian bisa memicu risiko.
Pasar saham Indonesia tetap stabil meski ada shutdown AS, dengan fokus investor lebih pada faktor domestik seperti kebijakan fiskal dan nilai tukar rupiah.