Para ekonom memproyeksikan Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% pada November 2025 untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya tarik imbal hasil domestik.
Lelang perdana BI-FRN menarik penawaran Rp2,82 triliun, namun BI hanya menyerap Rp767 miliar. Ini mencerminkan minat tinggi dan selektivitas BI dalam harga.
JPMorgan dan Bank of America memprediksi The Fed akan menghentikan kebijakan pengetatan neraca pada Oktober 2025, lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
Penurunan BI Rate hingga 2026 memicu optimisme penerbitan surat utang korporasi, meski tantangan global dan domestik tetap ada. Nilai penerbitan diprediksi capai Rp200 triliun.
Trump akan memilih pengganti Ketua The Fed Jerome Powell dari lima kandidat utama pada Desember 2025, dengan fokus pada kebijakan suku bunga dan kemampuan manajerial.