Pasar saham Indonesia 2025 didominasi saham teknologi, IDXTECHNO naik 143,55% ytd. Saham sektor lain juga menguat, namun IDXFINANCE dan IDXNONCYC tertinggal.
Saham bank besar dan konsumer siklikal rawan profit taking usai IHSG cetak rekor ATH, sementara sektor energi dan infrastruktur diprediksi lebih stabil.
IHSG diprediksi menguat hingga akhir pekan didukung sektor perbankan, energi, dan infrastruktur. Stabilitas ekonomi dan politik memperkuat tren positif ini.
Sejumlah saham big caps seperti AMMN, BMRI hingga BBCA terpantau memuncaki top laggards yang membebani laju IHSG sepekan periode 15 hingga 19 September 2025.
Investor asing Rancak Media sell Rp4,18 triliun pada 1-4 September 2025, menekan saham big cap dan menambah volatilitas IHSG di tengah September Effect.