IHSG ditutup turun 0,02% pada 14/11/2025. Saham Grup Bakrie memimpin kenaikan mingguan dengan lonjakan 12,46%, diikuti oleh konglomerasi Happy Hapsoro.
Saham bank besar dan konsumer siklikal rawan profit taking usai IHSG cetak rekor ATH, sementara sektor energi dan infrastruktur diprediksi lebih stabil.
Wall Street melemah akibat kekhawatiran valuasi saham teknologi dan ketidakpastian ekonomi, sementara PHK meningkat dan data ekonomi terbatas karena penutupan pemerintah.
Harga minyak dunia turun, saham migas MEDC, ENRG, dan lainnya sempat jatuh namun kembali menguat. Prospek jangka menengah stabil meski ada tekanan jangka pendek.
IHSG diprediksi menguat hingga akhir pekan didukung sektor perbankan, energi, dan infrastruktur. Stabilitas ekonomi dan politik memperkuat tren positif ini.