Bank Indonesia diprediksi akan memangkas suku bunga acuan hingga 50 bps lagi pada 2025, menyusul penurunan BI Rate ke 4,75% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dolar AS melemah setelah The Fed memangkas suku bunga 0,25%, sementara euro dan yen menguat. Pemangkasan ini bertujuan menjaga pasar tenaga kerja di tengah perlambatan ekonomi.
Gubernur BI Perry Warjiyo mendukung pemindahan dana Rp200 triliun oleh Menkeu ke perbankan untuk memperkuat likuiditas, sejalan dengan kebijakan ekspansi BI.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik Kemenkeu dan BI atas perlambatan ekonomi akibat dana pemerintah yang mengendap di bank sentral, mencapai Rp800 triliun.