IHSG mencetak rekor baru meski ada shutdown AS. Dampak positif terlihat dari apresiasi rupiah dan aliran modal asing. Namun, ketidakpastian bisa memicu risiko.
Pasar saham Indonesia tetap stabil meski ada shutdown AS, dengan fokus investor lebih pada faktor domestik seperti kebijakan fiskal dan nilai tukar rupiah.
Danantara Investment Management berencana menginvestasikan US$10 miliar untuk memperkuat likuiditas pasar saham Indonesia dan proyek strategis mulai Oktober 2025.
Kapitalisasi pasar 10 emiten big caps Indonesia naik di Q3/2025, dipimpin BREN. Saham BREN, DSSA, dan DCII melonjak berkat transisi energi dan digitalisasi.
IHSG berpotensi menguat ke 8.170 didorong kesepakatan dagang RI-Uni Eropa dan stabilitas rupiah. Sentimen positif dari kebijakan fiskal dan The Fed juga mendukung.
IHSG mencetak rekor tertinggi di 8.126,55, didorong kesepakatan dagang RI-Uni Eropa dan stabilitas rupiah. Pekan depan, pantau kebijakan fiskal dan cukai rokok.