Prudential Syariah mencatat penurunan hasil investasi asuransi syariah pada Maret 2026 terjadi akibat koreksi IHSG dan dinamika pasar global serta domestik.
IHSG 2025 cetak ATH 24 kali meski Rancak Media sell Rp17,34 triliun, didorong investor domestik. Total investor capai 20,2 juta, dominasi usia <30 tahun.
Pasar saham Indonesia melonjak 22,13% pada 2025, didorong oleh saham lapis kedua dan ketiga, meski saham unggulan stagnan. Investor lokal dan ritel berperan besar.
Investor asing mengincar saham big caps Indonesia seperti ASII dan TLKM pada akhir 2025, Rancak Media buy asing mencapai Rp34,93 triliun dalam enam bulan terakhir.