Bank Indonesia menyerap Rp767 miliar dari lelang perdana BI-FRN dengan margin pemenang 0,78%, bertujuan mengembangkan pasar OIS dan reformasi suku bunga.
Bank Indonesia akan menerbitkan BI-FRN pada 17 November 2025 untuk mengembangkan pasar OIS, memperkuat reformasi suku bunga domestik, dan meningkatkan efisiensi pasar keuangan.
Bank Indonesia dan OJK meluncurkan strategi baru untuk memperkuat pasar keuangan RI melalui perjanjian derivatif antarbank dan matchmaking OIS, guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.