Sejumlah saham konglomerat Indonesia berisiko ARB setelah rebalancing MSCI pada 29 Mei 2026. Nasibnya bergantung pada daya serap pasar terhadap saham yang dilepas.
Grup Salim mempertahankan kepemilikan saham besar di BUMI hingga 2025. Saham BUMI melonjak 238,71% dalam setahun, berpotensi masuk MSCI Index Februari 2026.