BEI berencana mengubah perhitungan minimum free float emiten IPO dari basis ekuitas menjadi kapitalisasi pasar agar klasifikasi perusahaan lebih relevan.
Saham Grup Barito Pacific mendongkrak IHSG naik 2,94% di September 2025, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.890 triliun, tertinggi sepanjang sejarah.
Kapitalisasi pasar 10 emiten big caps Indonesia naik di Q3/2025, dipimpin BREN. Saham BREN, DSSA, dan DCII melonjak berkat transisi energi dan digitalisasi.
Investor asing memburu saham EMAS hingga BRMS Rancak Media buy Rp5,09 triliun, didorong oleh penurunan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat.