IHSG dibuka melemah di level 8.627,40 pada 30 Desember 2025, tertekan oleh penurunan saham emiten emas dan perbankan seperti ANTM, DEWA, BBRI, dan BBCA.
IHSG ditutup melemah 0,61% ke 8.657,17 setelah cetak ATH intraday 8.749. Saham BBCA, PTRO, dan RATU turut menekan IHSG. Fokus pasar pada pertemuan The Fed.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,09% ke level 551,30, didorong saham ADMR, BUMI, dan AMRT. IHSG juga naik 0,90% ke level tertinggi 8.710,69 pada 8 Desember 2025.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat didorong saham UNTR, BUMI, dan MAPI. IHSG juga naik ke level 8.646 dengan 249 saham menguat dan kapitalisasi Rp15.858 triliun.
IHSG diprediksi rebound pada 28/11/2025 setelah melemah. Saham ARCI, BMRI, dan SMBR direkomendasikan untuk dibeli saat melemah. Target harga dan stoploss disarankan.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat didorong saham BUMI, INKP, dan DSNG. IHSG juga naik ke level 8.378,12 dengan 223 saham menguat dan kapitalisasi Rp15.377 triliun.