Investor asing memborong saham TLKM dan ASII pada 2025, sementara saham perbankan besar seperti BBCA dan BMRI diproyeksikan menarik kembali dana asing pada 2026.
Saham blue chip Indonesia melemah di 2025 akibat aksi jual asing dan depresiasi rupiah, sementara saham konglomerat dan mid-cap lebih diminati investor.