Indeks saham berbasis ESG menunjukkan kinerja yang lesu pada 2025, dengan IDXESGL hanya naik 2,87% dan SRI-KEHATI naik 2,16%, sementara IHSG menguat 22,10%.
IDX High Dividend 20 melemah 0,19% di 2025, berbanding terbalik dengan IHSG yang naik 20,59%. Saham teknologi melonjak, sementara saham bank dan energi melemah.
CBRE memimpin daftar saham top gainers 2025 dengan kenaikan 5.136,84%, diikuti COIN dan BUVA. Kenaikan ini didorong oleh investasi dan strategi bisnis.
IHSG berpotensi capai target 9.000 akhir tahun 2025, didukung saham big-cap dan akumulasi asing, meski ada risiko profit taking dan ketidakpastian global.