IHSG turun 3% setelah MSCI mengeluarkan 18 saham RI, memicu arus keluar asing dan tekanan jual. Faktor eksternal seperti inflasi AS dan konflik Iran memperburuk situasi.
Investor domestik menopang pasar saham dan obligasi RI 2025 meski investor asing jual bersih. IHSG capai rekor tertinggi, sementara pasar SBN tertekan.
Investor asing kembali melakukan pembelian bersih di BEI, memilih saham ASII, BRMS, TLKM, AMMN, dan CUAN karena faktor likuiditas global dan stabilitas ekonomi Indonesia.