IHSG berpotensi mencapai level 9.000 di akhir 2025, didorong oleh akumulasi investor asing, window dressing, dan sentimen positif global, meski risiko aksi ambil untung dan ketidakpastian global tetap ada.
Akhir tahun 2025, 31 emiten konglomerasi, termasuk Adaro dan Medco, akan membagikan dividen interim senilai Rp11,42 triliun. Ini sinyal positif bagi investor meski prospek 2026 belum jelas.
Emiten batu bara alami penurunan kinerja hingga Q3 2025, proyeksi dividen turun 20%-30%, namun PTBA, ITMG, HRUM, ADRO tetap stabil berkat balance sheet kuat.