Rancak Media JAKARTA— Harga buyback emas Antam mencetak rekor fantastis, mencapai 15 kali di bulan September 2025. Kenaikan ini melesat hingga 52,45% sepanjang tahun berjalan. Meski demikian, tidak semua pembeli merasakan manisnya keuntungan, karena harga jual yang lebih tinggi menjadi tantangan tersendiri.
1. Para Pembeli Emas Antam yang Masih Gigit Jari Kala Harga Buyback Rekor 15 Kali Sebulan

Gelombang euforia harga buyback emas Antam yang mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) hingga 15 kali dalam sebulan, rupanya belum sepenuhnya dirasakan oleh semua pembeli. Beberapa investor masih belum bisa menikmati potensi keuntungan dari penjualan emas mereka. Ingin tahu lebih dalam? Klik di sini untuk berita selengkapnya.
2. Pendar Kilau Bumi Resource Minerals (BRMS) saat Harga Emas Cetak Rekor Baru

Di tengah gemerlap rekor harga emas global yang menembus US$3.800 per troy ons, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) semakin bersinar. Dengan dukungan cadangan logam mulia yang melimpah, BRMS diyakini memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Temukan kilau selengkapnya dengan membaca berita di sini.
3. Layu Sebelum Berkembang, BlackRock Hengkang dari MBMA

Kabar mengejutkan datang dari BlackRock Inc., firma investasi raksasa dunia. Setelah hanya beberapa bulan menjadi salah satu pemodal utama, BlackRock memutuskan untuk melepas seluruh kepemilikannya di PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA). Imbasnya, di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), saham MBMA ditutup melemah 1,53% ke level Rp645 pada hari Selasa (30/9/2025). Meskipun demikian, secara year to date (YtD), harga tersebut masih mencerminkan return sebesar 40,83%. Klik di sini untuk mengetahui detail lebih lanjut.
4. Miliarder dari Kripto Bertambah Kala Investor Crazy Rich Serbu Bitcoin, Indonesia Ikut Tren?

Jumlah miliarder yang berasal dari aset kripto terus bertambah, seiring dengan lonjakan harga aset digital yang terjadi dalam setahun terakhir. Laporan dari Henley & Partners yang bekerja sama dengan New World Wealth mencatat bahwa saat ini terdapat sekitar 241 ribu jutawan kripto dan 36 miliarder kripto. Bitcoin mendominasi porsi terbesar, baik dari jumlah pemilik kekayaan maupun nilai pasarnya. Apakah tren ini juga akan melanda Indonesia? Baca selengkapnya di sini.
5. Musim Bagi-Bagi Dividen Interim Emiten Dimulai, dari UNTR hingga AALI

Para investor berbahagia! Beberapa emiten mulai mengumumkan aksi korporasi berupa pembagian dividen interim dalam sepekan terakhir. Mulai dari PT United Tractors Tbk. (UNTR) hingga PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI), para emiten ini siap memanjakan para pemegang sahamnya. United Tractors mengumumkan rencana pembagian dividen interim melalui keterbukaan informasi pada hari Senin (29/9/2025), yang telah disetujui oleh direksi dan komisaris pada akhir pekan sebelumnya, Jumat (26/9/2025). Dapatkan informasi lengkapnya dengan klik di sini.
Ringkasan
Harga buyback emas Antam mencetak rekor fantastis di bulan September 2025, melonjak 52,45% sepanjang tahun. Namun, kenaikan ini tidak sepenuhnya menguntungkan semua pembeli karena harga jual yang tinggi. Sementara itu, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) bersinar di tengah rekor harga emas global.
Di sisi lain, BlackRock Inc. menarik investasinya dari PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA), menyebabkan penurunan harga saham MBMA. Kabar baiknya, beberapa emiten seperti UNTR dan AALI mengumumkan pembagian dividen interim, memberikan kabar gembira bagi para investor. Tren miliarder kripto juga meningkat seiring dengan lonjakan harga aset digital.
