Harga saham Suparma (SPMA) melonjak 49,3% pada 24 September 2025. Perusahaan tidak mengetahui penyebab pasti, namun ada rencana ekspansi bisnis dan pembagian dividen.
Investor asing memburu saham EMAS hingga BRMS Rancak Media buy Rp5,09 triliun, didorong oleh penurunan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat.