Bos Ducati Akui Ada Kemungkinan Mereka Salah, Francesco Bagnaia Reset Musim MotoGP 2025

 

Rancak Media Manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, buka suara soal nasib Francesco Bagania yang terpuruk sampai seri terakhir MotoGP 2025.

Tidak ada tanda-tanda kemajuan yang terlihat dari Francesco Bagnaia pada sesi latihan MotoGP Valencia 2025.

Bagnaia hanya menyelesaikan sesi Practice di urutan ke-14 pada Jumat (14/11/2025) di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.

Dalam interviu dengan Sky Sport Italia, Tardozzi menyadari bahwa fenomena pada sosok yang akrab disapa Pecco tidak normal.

Kedodoran saat musim kejuaraan berjalan sebenarnya bukan kali ini saja dialami Juara MotoGP dua kali tersebut.

Namun, sebelumnya dia mampu bangkit untuk mengeluarkan performa terbaiknya pada akhir musim dan bukan putus asa dari awal hingga akhir seperti sekarang.

“Saya rasa itu tidak normal karena melihat Pecco dalam kondisi seperti yang dialaminya hampir sepanjang musim ini tentu saja tidak normal mengingat tahun-tahun sebelumnya,” kata Tardozzi.

“Namun, jelas Ducati telah melakukan segalanya untuk memberikan Pecco kepercayaan diri yang tampaknya belum ia temukan di sini.”

“Jadi, sejujurnya, kami agak buntu. Kami melakukan semua yang kami bisa, tetapi kami belum menemukan keseimbangan yang tepat untuk memberinya kepercayaan diri itu.”

Kru Ducati Dilarang Pegang-Pegang, Marc Marquez Cuma Tamu di MotoGP Valencia dan Tes Akhir Tahun

Tardozzi membeberkan bahwa Bagnaia mengeluh tentang kurangnya feeling. Kesulitan terutama terjadi di sektor terakhir.

Masalah yang ditemukan jawabannya sampai akhir musim menjadi alarm.

Tardozzi berharap tes pasca-musim pada Selasa (18/11/2025) di sirkuit yang sama akan memberi petunjuk lebih jauh.

Keyakinan terhadap sang pembalap ditunjukkan Tardozzi dengan mengingatkan bahwa Bagnaia tetaplah sosok juara.

“Mulai Senin kami akan mulai bekerja untuk musim baru dan berharap dapat memberikan Pecco sesuatu yang lebih,” ucap manajer yang terkenal dengan selebrasi hebohnya itu.

“Namun, ini belum pasti, saya belum tahu rencana uji coba Gigi (Luigi Dall’Igna, General Manager Ducati) dan para insinyur, tetapi ini adalah musim baru dan kami ingin memulai dari awal.”

“Namun, kami tidak kehilangan harapan untuk membantu Pecco ke kualifikasi 2 dan membuatnya berjuang untuk posisi teratas,” ujarnya tentang target saat balapan.

Soal pengembangan, opsi Ducati terbatas mengingat pembekuan spesifikasi mesin yang berlanjut ke musim depan untuk menyongsong regulasi teknis anyar.

Soal mesin yang selama ini mengundang tanda tanya, Ducati hanya bisa memilih spesifikasi GP25 (atau juga pernah disebut GP24,9) dan GP24.

Bagnaia bisa menggunakan mesin GP24 meski dengan syarat rekan setimnya, Marc Marquez, juga sepakat. Tim pabrikan non-konsesi hanya bisa mendaftarkan 1 spesifikasi mesin.

Adapun menurut kalimat Tardozzi, ada solusi baru yang diujicobakan terhadap calon motor anyar yaitu Ducati Desmosedici GP26.

“Pasti ada sesuatu yang baru, saya tidak berpikir itu akan revolusioner, tapi pasti ada sesuatu,” kata Tardozzi.

Tardozzi menambahkan Ducati sangat serius dalam membantu Bagnaia bangkit secepat mungkin. Kalau sudah tahu sebab dan solusinya, tindakan sudah dilakukan jauh-jauh hari.

“Kami sedang berusaha memahami mengapa dan bagaimana, jujur saja, kami tidak terlalu jauh dari solusi tahun lalu.”

“Namun, seperti yang dikatakan Pecco, dan kami mempercayainya, bahwa dia merasakan sesuatu yang berbeda adalah sepenuhnya jujur.

Soal teka-teki mesin Desmosedici GP25, Tardozzi tidak melihatnya sebagai penyebab penurunan drastasi yang dialami Bagnaia musim ini.

“Kami sangat yakin (homologasi mesin dan pemutakhiran aerodinamika) bukan masalahnya,” kata Tardozzi lagi.

“Mungkin kami salah, tetapi kami sangat yakin bahwa itu bukan masalah yang membuat Pecco kurang percaya diri,” pungkasnya.

MotoGP Valencia 2025 – Bagnaia di Luar Radar, Seri Terakhir Jadi Pertarungan Acosta dan Bezzecchi: Mari Lihat Senjata Apa yang Kami Miliki

Baca Juga

Rancak

Saya seorang penulis konten dengan pengalaman di bidang SEO, teknologi, dan keuangan. Saya berspesialisasi dalam membuat konten yang menarik dan ramah mesin telusur yang membantu mengarahkan lebih banyak lalu lintas ke situs web. Saya telah membantu banyak klien mencapai tujuan mereka untuk meningkatkan visibilitas mereka secara online, meningkatkan peringkat situs web mereka di mesin telusur, dan membuat konten menarik yang mendorong jumlah pembaca.