
Rancak Media – – Bergabung dengan Real Madrid berstatus bebas transfer dari Liverpool, masa depan Trent Alexander-Arnold sejauh ini belum terlihat cerah di bawah kepemimpinan Xabi Alonso.
Cedera panjang setelah hanya bermain beberapa menit melawan Marseille di Liga Champions sempat menghambat perkembangannya di Bernabéu.
Kini Trent memang sudah pulih dari cedera. Namun meskipun Carvajal juga mengalami cedera setelah laga El Clásico, Alonso belum mempercayakan posisi bek kanan kepada Trent.
Sebaliknya, pelatih asal Basque itu justru memilih Federico Valverde, yang berposisi asli sebagai gelandang, untuk mengisi posisi tersebut.
Legenda Real Madrid Cristiano Ronaldo di Ambang Pensiun, Piala Dunia 2026 Akan Jadi Piala Dunia Terakhirnya
Melansir dari AS, meski penampilannya sejauh ini belum memenuhi ekspektasi, pihak manajemen Real Madrid dikabarkan tetap mendukung Trent Alexander-Arnold. Klub berharap ia bisa memainkan peran yang lebih penting dan bahkan meminta Alonso untuk memberinya kesempatan tampil lebih banyak.
Trent Hanya Jadi Penonton di Bangku Cadangan
Sudah jelas bahwa niat awal Real Madrid mendatangkan Trent Alexander-Arnold adalah untuk dijadikan penerus Dani Carvajal, yang kini semakin menua dan rentan cedera.
Namun belakangan ini, meski sudah dinyatakan fit, Trent justru lebih sering menjadi penonton VIP di bangku cadangan, menemani Endrick menyaksikan pertandingan Real Madrid dari bench sejak awal musim.
Situasi ini jelas bukan pemandangan ideal bagi pemain sekelas Trent, yang pernah berkontribusi besar dalam keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions.
Bukan Vinicius, Mantan Bintang Real Madrid Casemiro Sebut Pemain Ini Layak Gantikan Dirinya Jadi Kapten Timnas Brasil
Dalam kepulangannya ke Anfield pada laga melawan Liverpool pekan lalu, Trent juga lebih banyak duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan.
Ia baru dimainkan sepuluh menit menjelang laga berakhir, tanpa memberikan dampak signifikan. Justru, kehadirannya sempat memicu sorakan dari para suporter Liverpool.
Meski begitu, publik masih menilai hal itu wajar karena Trent baru saja pulih dari cedera. Memaksanya bermain penuh di laga berintensitas tinggi seperti di Anfield tentu bukan keputusan yang bijak.
Namun keputusan Xabi Alonso untuk kembali mencadangkannya di laga melawan Rayo Vallecano menimbulkan tanda tanya.
Banyak pihak menilai Alonso sebenarnya punya kesempatan untuk menurunkan Trent di posisi bek kanan dan mengembalikan Valverde ke posisi aslinya di lini tengah.
Sayangnya, keputusan itu tidak diambil. Trent baru dimasukkan menjelang babak kedua berakhir, situasi yang membuat frustrasi sang pemain.
Situasi ini bahkan mulai berdampak pada kesempatan Trent di timnas Inggris. Hingga saat ini, ia belum dipanggil oleh pelatih Thomas Tuchel untuk memperkuat The Three Lions.
Di satu sisi, hal ini bisa menjadi berkah karena Trent memiliki waktu lebih untuk berlatih dan memulihkan performanya. Namun di sisi lain, absennya dari skuad timnas bisa menjadi pertanda bahwa banyak pihak mulai meragukan kontribusinya di lapangan.
Jika situasi ini tidak segera membaik, bukan tidak mungkin Trent Alexander-Arnold akan benar-benar menjadi “camat” alias cadangan mati di Real Madrid.
