Kecurangan Sepak Bola Malaysia Sangat Berbahaya, Pelatih Inggris: Cari Dalangnya!

 

Rancak Media Pelatih Asal Inggris Steve Darby berkomentar bahwa sepak bola Malaysia mengulangi kesalahannya sendiri.

Menurut Steve Darby, skandal tujuh pemain naturalisasi Malaysia dapat memperburuk sepak bola di negara tersebut.

Steve Darby sebelumnya pernah melatih Timnas Laos dan Timnas U-23 Thailand.

Ia juga sempat berkarier di Malaysia, ketika memimpin klub Johor dari tahun 1998 hingga 2000, serta klub Kelantan pada tahun 2014.

Itulah sebabnya Steve Darby sangat memahami sepak bola Asia Tenggara dan Malaysia.

Sosok yang juga pernah melatih Timnas Putri Vietnam itu tidak mengabaikan perkembangan terkini di sepak bola Malaysia, terkait kasus 7 pemain naturalisasi yang disanksi FIFA karena menggunakan dokumen palsu.

Bintang Naturalisasi Timnas Malaysia yang Disanksi FIFA Tiba-tiba Dianggap Tak Bersalah

“Saya rasa FIFA tidak punya pilihan lain selain mendisiplinkan sepak bola Malaysia, setelah FIFA memiliki bukti akurat mengenai tempat kelahiran kakek dan nenek dari pemain naturalisasi tersebut,” ujar Steve Darby saat menanggapi media Malaysia, sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Dantri.com.vn.

“Saya juga yakin tidak akan ada yang meragukan fakta bahwa 7 pemain Malaysia secara bersamaan melewati prosedur naturalisasi.”

“Keraguan ini semakin besar setelah tim Malaysia, dengan kehadiran 7 pemain naturalisasi baru, mengalahkan tim Vietnam 4-0.”

Adapun ketujuh pemain naturalisasi yang terlibat dalam kasus tersebut adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, Hector Hevel, dan Joao Figueiredo.

Menurut Steve Darby, para pemain naturalisasi Timnas Malaysia di atas hanyalah korban, bukan pelaku skandal ini.

Ia pun berharap sepak bola Malaysia bisa menemukan pelaku yang sebenarnya, menangani kasus tersebut dan melakukan perubahan.

“Saya turut prihatin dengan para pemain,” lanjut Steve Darby.

“Investigasi sepak bola Malaysia yang akan datang seharusnya berfokus pada pencarian dalang, dalang dari segalanya. Sedangkan para pemain, merekalah target dalang ini.”

“Perilaku curang sepak bola Malaysia sangat berbahaya.”

“Sepak bola seharusnya dibangun atas dasar kejujuran dan transparansi, bukan sebaliknya.”

“Perilaku seperti itu mengikis kepercayaan penggemar dan memengaruhi keadilan turnamen.”

“Sepak bola membutuhkan integritas sebelum dapat membangun reputasi dan meraih kemenangan.”

“Sebab, ketika kehilangan kepercayaan penggemar, tim dan fondasi sepak bola sudah kalah,” jelasnya.

Perlu dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya sepak bola Malaysia menghadapi skandal mengejutkan yang dapat berdampak negatif selama bertahun-tahun.

Pada tahun 1994, sepak bola Malaysia juga terlibat dalam serangkaian skandal pengaturan pertandingan, yang menyebabkan banyak pemain, ofisial, dan wasit dilarang beraktivitas di sepak bola selamanya.

Setelah muncul kasus pemalsuan dokumen naturalisasi pemain kelahiran luar negeri, Steve Darby menunjukkan kesamaan dari kedua skandal tersebut.

“Kedua krisis sepak bola Malaysia bermula dari kelemahan sistem secara keseluruhan,” ucapnya.

“Sepak bola Malaysia tidak kekurangan bakat, mereka juga memiliki kekuatan ekonomi, tetapi mereka kekurangan manajer dan strategi yang baik.”

“Skandal lain telah muncul di sepak bola Malaysia, cerita dan sifatnya masih sama.”

“Semoga kali ini mereka benar-benar mendapat pelajaran berharga.”

Baca Juga

Rancak

Saya seorang penulis konten dengan pengalaman di bidang SEO, teknologi, dan keuangan. Saya berspesialisasi dalam membuat konten yang menarik dan ramah mesin telusur yang membantu mengarahkan lebih banyak lalu lintas ke situs web. Saya telah membantu banyak klien mencapai tujuan mereka untuk meningkatkan visibilitas mereka secara online, meningkatkan peringkat situs web mereka di mesin telusur, dan membuat konten menarik yang mendorong jumlah pembaca.