Kalah dari Persib, Pelatih Selangor FC Christophe Gamel Salahkan Pemain

 

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG – Tim asal Malaysia Selangor FC semakin jatuh di papan bawah klasemen Grup G AFC Champions League Two (ACL 2) usai dikalahkan Persib Bandung dengan skor 2 – 3. 

Pada pertandingan ke-4 di Stadion MBPJ Petaling Jaya, Selangor FC yang bertindak sebagai tuan rumah justru unggul lebih dulu di babak pertama. Gol cepat Chrigor Mosaes dan gol bunuh diri Patricio Matricardi menit 17, tak mampu mereka pertahankan. 

Tim tamu justru bisa membalikkan kedudukan menjadi 2 – 3 di menit akhir pertandingan. 

Seusai pertandingan, pelatih Selangor FC Christophe Gamel menyampaikan kekecewaannya. Dia kecewa karena kekalahan ini dikarenakan kesalahan anak asuhnya. 

Tampil begitu solid dan tajam di babak pertama, Selangor justru harus kebobolan tiga gol di paruh kedua. Gamel mengkritik gaya permainan yang ditampilkan pemain, tak sesuai harapannya. 

“Saya pikir babak pertama berjalan cukup baik dan intens, dan kami sudah memberikan segalanya. Namun, setelah situasi bola mati, sekali lagi saya harus katakan, ketika Anda melihat jalannya permainan, terkadang kami mengalami tekanan mental,” kata Gamel dalam konferensi pers pascalaga, Kamis (6/11/2025) malam. 

“Beberapa pemain melakukan kesalahan yang biasanya tidak pernah mereka lakukan,” lanjutnya. 

Gamel secara jujur menyatakan kekalahan tersebut disebabkan oleh kesalahan individu para pemainnya yang membuat struktur permainan tim berantakan.

“Itu adalah kesalahan individu. Kami tidak pernah meminta mereka mereka bermain seperti itu. Kami kehilangan sedikit struktur dan kesederhanaan dalam permainan kami,” ujarnya. 

Menurut pelatih asal Prancis itu, Selangor FC sejatinya memiliki gaya bermain cepat dalam menggiring bola. Namun, para pemain justru kerap ragu dan lambat dalam mengambil keputusan di lapangan. 

“Gaya bermain kami seharusnya cepat. Tapi ketika pemain menerima bola, berada di antara lawan, dan lambat mengambil keputusan, permainan menjadi sulit,” jelasnya. 

Ia menegaskan, kesalahan yang terjadi merupakan bagian dari proses pembelajaran bagi timnya. Gamel berharap kekalahan ini bisa menjadi momentum bagi pemain untuk bangkit dan berkembang. 

“Ada kesalahan, dan itulah kenyataannya. Sekarang yang paling penting adalah bagaimana kami bereaksi terhadap hal itu. Mari kita lihat bagaimana tim ini berkembang setelah pertandingan itu,” ucap dia. 

Lebih lanjut, kata Gamel, kesalahan pemain disebabkan tekanan mental dari para pemain sendiri, bukan semata-mata tekanan dari Persib. 

“Saya rasa ini lebih karena tekanan dari dalam diri para pemain sendiri. Tentu saja, lawan memiliki pemain cadangan yang bagus, banyak pilihan pemain. Dalam situasi seperti ini, tekanan untuk menang selalu berat untuk diatasi,” ungkapnya. 

“Namun ini bukan hal baru. Sejak awal musim sudah seperti itu. Kadang mereka bisa bertahan di bawah tekanan, kadang tidak,” pungkasnya. (mcr27/jpnn)

Baca Juga

Rancak

Saya seorang penulis konten dengan pengalaman di bidang SEO, teknologi, dan keuangan. Saya berspesialisasi dalam membuat konten yang menarik dan ramah mesin telusur yang membantu mengarahkan lebih banyak lalu lintas ke situs web. Saya telah membantu banyak klien mencapai tujuan mereka untuk meningkatkan visibilitas mereka secara online, meningkatkan peringkat situs web mereka di mesin telusur, dan membuat konten menarik yang mendorong jumlah pembaca.