
Rancak Media Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sudah menerima balasan surat dari FIFA terkait banding yang sebelumnya dilayangkan.
Hasilnya, FIFA menolak banding yang diajukan oleh FAM.
Sebelumnya FIFA menjatuhkan hukuman kepada FAM karena telah terbukti bersalah mendaftarkan tujuh pemain keturunan yang menurut mereka mempunyai darah Malaysia.
Adapun ketujuh pemain itu adalah Hector Hevel, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figeuiredo, dan Jon Irazabal.
Mereka sudah membela Harimau Malaya pada Kualifikasi Piala Asia 2027.
FIFA mendapatkan laporan bahwa ketujuh pemain keturunan Malaysia itu palsu.
Hingga akhirnya memberikan hukuman kepada FAM untuk membayar denda sebesar 350 ribu CHF (setara Rp7,3 miliar) kepada FIFA.
Tak Ada Timnas Indonesia di Play-off MLS 2025, Maarten Paes Tetap Cadangan, Adrian Wibowo Entah Lenyap
Ketujuh pemain bodong itu diperintahkan membayar denda sebesar 2.000 CHF (Rp41,8 juta) kepada FIFA.
Terakhir, para pemain tersebut selanjutnya dikenakan sanksi skorsing selama 12 bulan dari semua aktivitas yang berhubungan dengan sepak bola, efektif sejak tanggal pemberitahuan keputusan.
FAM lalu melakukan banding dengan memberikan dokumen lengkap bahwa ketujuh pemain tersebut benar-benar mempunyai darah keturunan Malaysia
FIFA tidak melihat itu dan tetap menolak banding yang diajukan oleh FAM.
Presiden FAM, Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi, yang menyampaikan balasan surat FIFA itu melalui akun instagram resmi FAM, Senin (3/11/2025).
“FAM telah menerima keputusan banding dari FIFA dimana, banding kami ditolak,” kata Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi.
Hasil Super League – Semen Padang Belum Menang 6 Kali, Terbaru Dikalahkan Arema FC
FAM tidak akan menyerah begitu saja.
Mereka tetap meminta penjelasan lebih detail lagi dari FIFA kenapa bandingnya ditolak.
“FAM akan mengirimkan surat kepada FIFA untuk mendapatkan penjelasan secara rinci serta alasan terkait penolakan itu.”
“FAM nanti akan mengambil langkah berikutnya untuk menunjukkan surat banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS),” ucap Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi.
Ini merupakan pertama kalinya FAM menghadapi situasi hukuman dari FIFA.
Pengurus FAM sangat terkejut dengan keputusan banding ditolak oleh Konfederasi Sepak Bola Dunia itu.
Derby Jatidiri Kendal Tornado FC Vs PSIS Digelar Tanpa Penonton, Urusan Suporter Mahesa Jenar Belum Selesai dengan Manajemen
“Namun FAM akan terus teguh memperjuangkan hak para pemain dan kepentingan sepak bola Malaysia di internasional,” tutup Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi.
